Kemenhub Diminta Kembangkan Logistik Dukung Pertumbuhan

NERACA

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution berharap agar Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersungguh-sungguh mengembangkan transportasi logistik guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kita percaya negara yang semakin maju ekonominya pasti memerlukan transportasi logistik yang semakin efisien, logistik yang semakin efisien itu yang bisa melakukannya adalah salah satunya Kementerian Perhubungan," ujar Darmin dalam peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2019 bertema "Bakti Nyata Insan Perhubungan untuk Indonesia Unggul, Indonesia Maju" di Jakarta, dikutip dari Antara, kemarin.

Ia menambahkan sebagai penyelenggara tugas pemerintahan di bidang perhubungan dalam menyediakan jasa layanan transportasi, Kemenhub juga harus fokus menyiapkan jasa layanan untuk angkutan barang, tak lagi hanya kepada angkutan penumpang saja.

"Di negara-negara yang lebih maju, rangkaian kereta itu panjang sekali, apalagi kereta barang. Di sana angkutan kereta api sangat berperan dalam angkutan masal suatu barang. Orang iya, tapi barang tidak kalah pentingnya," kata dia.

Ia menambahkan, transportasi hendaknya dilihat sebagai bagian yang tak terpisahkan dari sistem logistik dari para pengusaha yang memproduksi barang.

Sebagai informasi, lanjut dia, saat ini sekitar 90 persen pengangkutan barang masih menggunakan truk. Pengangkutan barang dengan truk pun sebagian besar melakukan pelanggaran aturan beban maksimum. Hal ini tentu harus jadi perhatian.

Darmin juga mengatakan, dari rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN), pemerintah telah memilih Proyek Strategis Nasional (PSN) yang pada saat ini terdiri dari 223 proyek dan tiga program."Ini semua merupakan backbone dari sarana transportasi," ucap dia.

Ia juga berharap agar infrastruktur perhubungan yang sudah dibangun di Jawa dan beberapa pulau lain harus dikembangkan lagi serta dioptimalisasi pemanfaatannya sehingga terhubung dengan Kawasan pusat pertumbuhan ekonomi dan sentra produksi rakyat untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Hal itu sesuai dengan salah satu Visi Indonesia 2019-2024 yaitu Pembangunan Infrastruktur yang berkesinambungan.

"Nah setelah dioptimalkan, maka kita perlu melahirkan standar dan keteraturan. Kita perlu tahu dari setiap antar kota itu perlu ada informasi yang jelas, jadwalnya, biayanya. Begitu juga kereta api, kapal laut, bahkan angkatan udara. Kalau sudah begitu kita bisa berharap logistik modern akan terlahir," papar Menko Darmin.

Selain itu, Menko Darmin juga mengatakan bahwa diperlukan sistem informasi di kota mengenai alat angkutan, sarana, barang, harga, tarif dan jadwal."Itu sebuah usaha besar, dan itu juga memerlukan transformasi ekonomi dan digital," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Menko Darmin menyampaikan bahwa saat ini pemerintah sedang menyiapkan penyederhanaan besar-besaran dalam hal perizinan."Namun, kedepannya perizinan ini akan difokuskan kepada monitoring dan pengawasan sehingga pengusaha akan lebih mudah dan lebih baik dalam berusaha," kata dia.

Kemudian Menko Darmin menilai bahwa Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) mempunyai peranan yang besar untuk melahirkan logistik modern."Logistik kita saat ini mahal. Perlu kita tata kembali agar daya saing kita dalam logistik efisien, sehingga produk kita tidak dibebani biaya logistik. Kemenhub dan Kemendag mempunyai peran lahirnya logistik modern," ujar Darmin.

Darmin Nasution mengatakan infrastruktur perhubungan yang sudah dibangun di Pulau Jawa dan beberapa pulau lain harus dikembangkan lagi, serta dioptimalisasi pemanfaatannya."Nah setelah dioptimalkan, maka kita perlu melahirkan standar dan keteraturan. Kita perlu tahu dari setiap antarkota itu harus ada informasi yang jelas mengenai jadwal dan biaya transportasi angkutan. Kalau sudah begitu kita bisa berharap logistik modern akan terlahir," ujar Darmin Nasution. mohar

BERITA TERKAIT

MENTERI SUSI: RANTAI DISTRIBUSI MASIH MENJADI TANTANGAN - Tol Laut Dinilai Belum Efektif Pengaruhi Sembako

Jakarta-Keberadaan tol laut dinilai belum efektif mempengaruhi harga sembako dan distribusi ikan dari sentra-sentra produksi menuju konsumen. Meski demikian, Menteri…

BANK DUNIA DUGA KRISIS FINANSIAL MULAI 2020 - Menkominfo: Tingkat Kesuksesan Startup Rendah

Jakarta-Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengungkapkan, tingkat kesuksesan mendirikan startup (success rate startup) yang terjadi di berbagai belahan dunia.…

JK Akui Pertumbuhan Ekonomi Jadi PR Besar Pemerintah

NERACA Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pencapaian pertumbuhan ekonomi masih menjadi tantangan bagi pemerintahan baru karena target 7…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Ribuan Kontraktor Swasta Bangkrut Akibat Dominasi BUMN Karya

NERACA Jakarta-Kamar Dagang dan lndustri (Kadin) Indonesia mengeluhkan ribuan kontraktor swasta lokal yang gulung tikar selama periode 2014-2018 karena kurang…

UPAYA CEGAH KEBOCORAN IMPOR TEKSTIL - Pemerintah Siap Merevisi Permendag No. 64/2017

Jakarta-Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana menegaskan, pihaknya akan merevisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 64/2017 tentang ketentuan…

MENTERI SUSI: RANTAI DISTRIBUSI MASIH MENJADI TANTANGAN - Tol Laut Dinilai Belum Efektif Pengaruhi Sembako

Jakarta-Keberadaan tol laut dinilai belum efektif mempengaruhi harga sembako dan distribusi ikan dari sentra-sentra produksi menuju konsumen. Meski demikian, Menteri…