Mengusung Program Hipmi 4.0 Agar Lebih Familiar - CEO Asia Aero Technology

Perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) XVI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) akan segera digelar pada Senin, 16 - 17 September 2019 mendatang. Seluruh Dewan Pimpiman Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HIPMI se-Indonesia yang berjumlah lebih dari 1,500 orang akan hadir dan memilih nakhkoda Ketua Umum HIPMI 2019 – 2022 bertempat di Hotel Sultan, Jakarta – Indonesia.

Hingga saat ini, tersisa tiga kandidat calon ketua umum yang bertanding untuk bersanding, yaitu Bagas Adhadirgha (Ketua Bidang Luar Negeri dan Pariwisata BPP HIPMI), Ajib Hamdani (Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI), dan Mardani H Maming (Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI dan mantan Bupati Tanah Bumbu).

Merupakan kandidat termuda di pemilihan ini, Bagas Adhadirgha adalahFounder sekaligus CEO PT Asia Aero Technology, private company pertama yang bergerak di industri general aviation dan airport services di Indonesia. Selain di PT Asia Aero Technology, Bagas juga memiliki 5 (lima) lini bisnis lain yang bergerak di industri pariwisata, IT, Media, Pertahanan dan General Trading. Bagas saat ini juga merupakan Ketua Bidang IX Luar Negeri dan Pariwisata di HIPMI. Dengan mengusung konsep “Program HIPMI 4.0”, Bagas menginginkan HIPMI akan lebih familiar dengan digitalisasi dan teknologi, mencetak banyak pengusaha muda yang visioner dan melek dengan potensi era digital. Dengan konsep ini, Bagas merasa yakin akan dapat memenangkan "pertarungan" dalam merebut posisi HIPMI 1. Berikut adalah hasil wawancara neraca dengan Bagas

Q: Dengan mengusung konsep “Program HIPMI 4.0”, seberapa yakin Anda terhadap konsep tersebut, mengingat di beberapa daerah infrastuktur teknologi belum berjalan dengan baik dan beberapa anggota masih banyak yang belum melek teknologi? Dan apa kiat-kiat Anda dalam menerapkan konsep tersebut agar berhasil?

A : Sangat yakin mengingat di seluruh Indonesia sebenarnya para pengurus Hipmi sudah lebih dari 90% melek teknologi internet, terbukti saat ini kita menggunakan aplikasi whatsapp untuk berkomunikasi dimana aplikasi tersebut merupakan aplikasi yang menggunakan teknologi internet. Untuk anggota yang belum melek teknologi, Hipmi kedepan dapat berperan sebagai inkubator pengusaha muda salah satunya sebagai pusat pelatihan bagi teknologi maupun aplikasi baru yang menunjang kegiatan usaha dari masing-masing anggota.

Q: Dalam beberapa tahun terakhir ini HIPMI memposisikan organisasinya sebagai partner pemerintah dalam bidang ekonomi, apa saja yang telah dan berhasil dilakukan oleh HIPMI dalam hal tersebut? Dan apa rencana anda selanjutnya untuk tetap mempertahankan posisi ini?

A : Partner ekonomi dari pemerintah hasilnya adalah beberapa masukan Hipmi diberikan ruang untuk dijadikan kebijakan formal pemerintah seperti contoh Tax Amnesty. Strategi kedepan dengan tetap menjadi mitra utama pemerintah utamanya dalam bidang ekonomi adalah dengan cara rutin menjalin komunikasi sehingga sebelum kebijakan ekonomi apapun dilepas ke publik Hipmi menjadi konsultan pertama yang memverifikasi apakah kebijakan ekonomi tersebut layak dijalankan atau tidak.

Q: Organisasi HIPMI terdiri dari berbagai kalangan pengusaha, bahkan banyak diantara mereka merupakan kompetitor satu sama lain dan tak jarang banyak juga yang terjun ke dunia politik sehingga banyak terjadi Conflict of Interest, apa strategi Anda agar organisasi ini tetap solid kedepannya?

A : Akan banyak mengedepankan persahabatan dan perkawanan dalam mengelola potensi conflict of interest dalam bidang politik kedepan.

Q: Menurut Anda, apa yang membuat Anda pantas untuk menjadi HIPMI 1?

A : Saya memulai karir dari BPC, BPD dan BPP. Paham akan akar permasalahan, cukup aktif mulai dari 2011-2019, dan lebih banyak bekerja ketimbang berbicara karena saya tipe DO-ers.

BERITA TERKAIT

Pintar Nusantara Terbitkan MTN US$ 40 Juta

Guna mendanai pengembangan bisnisnya, perusahaan investasi yang memiliki spesialisasi di industri satelit telekomunikasi PT Pintar Nusantara Sejahtera menerbitkan surat utang…

Convivial Navigation Investor Baru PSSI

Setelah merampungkan aksi korporasi berupa pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement, PT Pelita…

Sritex Tetapkan Kupon Obligasi 7,25%

Emiten tekstil dan garmen terintegrasi, PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex menawarkan tingkat kupon obligasi sebesar 7,25% per…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Percepat Dokumentasi Kredit - Bank BTN Luncurkan Web e-Mitra Operation

Dalam rangka meningkatkan kualitas kredit dan layanan kepada debitur, khususnya debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR), PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

Lagi, BUMI Bayar Cicilan Utang US$ 31,8 Juta

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang untuk menjaga pertumbuhan bisnis dan kesehatan keuangan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membayar cicilan…

Targetkan Penjualan Rp 400 Miliar - Itama Ranoraya Perkuat Jaringan di Enam Kota

NERACA Jakarta – Keputusan pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan diharapkan bisa membawa dampak positif terhadap kinerja keuangan PT Itama Ranoraya…