Tumbuhkan Investor Baru di Daerah, BEI Gandeng Media - Sosialisasi Pasar Modal

Neraca

Pangkal Pinang - Insan media dinilai penting untuk mengenal investasi pasar modal dalam mendukung peliputan dilapangan. Maka atas dasar pertimbangan itulah, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menggelar edukasi pasar modal untuk wartawan di Pangkalpinang.

Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Irmawati Amran mengatakan, edukasi pasar modal bagi wartawan dimaksudkan untuk memudahkan dalam memberikan informasi kepada publik, “Workshop ini diselenggarakan agar masyarakat Babel melalui media dapat memahami pentingnya berinvestasi, mengenal saham sebagai alat investasi yang ideal, serta mendapatkan informasi yang memadai mengenai dunia pasar modal,"katanya di Pangkalpinang, Rabu (4/4).

Dia menjelaskan, di tengah kinerja perekonomian yang semakin membaik, terutama setelah lembaga pemeringkat Internasional Fitch Ratings menyematkan predikat investement grade kepada Indonesia, jumlah investor lokal pasar modal Indonesia diharapkan dapat terus meningkat.

Selain itu, mengingat jumlah penduduk Indonesia yang mencapai lebih dari 220 juta jiwa dan Gross Domestic Product yang meningkat sebesar 33,3% selama 5 tahun terakhir, tidak diragukan lagi bahwa Indonesia memiliki potensi investor lokal yang masih dapat terus berkembang.

Akan tetapi investor lokal Indonesia masih terpusat di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Untuk membidik para investor lokal di kota-kota lainnya, BEI berkomitmen untuk memberikan informasi yang memadai mengenai investasi di pasar modal kepada wartawan daerah.

Dia menambahkan, penyebaran informasi dengan bantuan media diharapkan dapat memasyarakatkan investasi pasar modal di Indonesia dan mengubah pola pikir masyarakat Indonesia dari budaya menabung ke investasi di pasar modal yang memiliki return lebih besar.

Menurutnua, Bangka Belitung (Babel) dinilai memiliki potensi dalam menjaring investor pasar modal dengan pertimbangan perekonomian di Babel sendiri ditopang oleh sektro primer dan sekunder.

Sektor primer meliputi sektor pertanian seta pertambangan dan penggalian, sedangkan sektor sekunder meliputi sektor industri pengolahan. Selain itu, Babel dikenal sebagai daerah penghasil timah yang cukup produktif, komoditas unggulan tersebut terus meningkat didukung oleh harga yang terus menguat dan produksi yang terus membaik.

Selain di Pangkalpinang, untuk memastikan dampak bekelanjutan, BEI secara konsisten terus menyelanggarkan kegiatan sosialisasi diberbagai kota di Indonesia yaitu Aceh, Makasar, Lampung, Kediri, Pekalongan, Malang, Bangka, Lombok, Bengkulu dan Jambi. (bani)

Related posts