Kendaraan e-AMMDes Diciptakan Dengan Teknologi Elektrik

Kementerian Perindustrian melakukan kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung, Astra Otoparts, dan PT. Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) untuk mendorong program pengembangan lanjutan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan berbasis tenaga listrik (e-AMMDes). Langkah strategis ini sebagai landasan menuju kemandirian industri dalam negeri di masa mendatang, khususnya mengenai penguasaan teknologi kendaraan elektrik.

“Kendaraan e-AMMDes ini sudah diciptakan dengan menggunakan teknologi elektrik. Masih ada beberapa hal teknis yang masih harus dikembangkan. Namun secara keseluruhan, kendaraan ini untuk pertama kali diproduksi, dan sudah diujicobakan ternyata cukup reliable karena dilengkapi dengan konsep power charging,” kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Harjanto di Jakarta, sebagaimana disalin dari siaran resmi.

Harjanto menjelaskan, selain akan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, program e-AMMDes ini juga dinilai dapat membuka peluang bagi pelaku industri komponen di dalam negeri untuk menguasai kemampuan bidang penelitian dan pengembangan (R&D), terutama hal rancang bangun dan teknologi desain.

“Apalagi, pemerintah telah memfasilitasi pemberian super tax deduction hingga 300% bagi perusahaan yang menciptakan inovasi dari hasil litbangnya,” ujarnya. Skema insentif fiskal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2019 tentang Perubahan atas PP No. 94 tahun 2010 tentang Perhitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan Dalam Tahun Berjalan.

Oleh karena itu, guna membangun perekonomian berbasis inovasi dan seiring bergulirnya era industri 4.0, diperlukan sebuah lompatan kemajuan bangsa melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Hal ini sesuai dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Jadi, industri 4.0 itu tidak hanya dalam proses produksi, melainkan juga di seluruh rantai nilai industri sehingga melahirkan model bisnis yang baru dengan basis digital guna mencapai efisiensi tinggi dan kualitas produk yang lebih baik,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin, Putu Juli Ardika menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan dukungan nyata dalam program pengembangan e-AMMDes. Misalnya, terhadap upaya pengoptimalan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN). “AMMDes-nya sendiri telah memiliki tingkat kandungan komponen lokal yang cukup tinggi, dengan mencapai 70%,” ungkapnya.

Sebagai alat kerja yang multiguna, e-AMMDes juga dirancang dengan fungsi beragam, misalnya menjadi alat transportasi untuk mobilisasi hasil-hasil pertanian dari desa ke kota, serta fungsi alat produksi untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ekonomi di pedesaan.

BERITA TERKAIT

Yamaha MT-25 Model 2020 Hadir Dalam Tiga Warna

Yamaha memperkenalkan sepeda motor naked sport bermesin 250cc, MT-25 model tahun 2020, secara serentak di Asia dan Eropa pada Rabu…

New Honda Sonic 150R Punya Corak Grafis Lebih Agresif

PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan New Honda Sonic 150R dengan tampilan terbaru melalui penyematan stripe (corak grafis) yang menambah…

Penjualan Hyundai di Amerika Serikat Tercatat Menurun

Hyundai Motor Co dan perusahaan afiliasinya Kia Motor Corp, pada Rabu (02/10), mengaku penjualan kendaraan mereka di Amerika Serikat (AS)…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Yamaha MT-25 Model 2020 Hadir Dalam Tiga Warna

Yamaha memperkenalkan sepeda motor naked sport bermesin 250cc, MT-25 model tahun 2020, secara serentak di Asia dan Eropa pada Rabu…

New Honda Sonic 150R Punya Corak Grafis Lebih Agresif

PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan New Honda Sonic 150R dengan tampilan terbaru melalui penyematan stripe (corak grafis) yang menambah…

Penjualan Hyundai di Amerika Serikat Tercatat Menurun

Hyundai Motor Co dan perusahaan afiliasinya Kia Motor Corp, pada Rabu (02/10), mengaku penjualan kendaraan mereka di Amerika Serikat (AS)…