Timah Bangun Tanah Jarang di Belitung

PT Timah Tbk (TINS) mengalokasikan investasi sekitar Rp 100 miliar-Rp 200 miliar untuk rencana pembangunan fasilitas pemisahan mineral tanah jarang di kawasan Bangka Belitung.“Kami harapkan dalam setahun ke depan, fasilitas ini bisa diselesaikan,"kata Sekretaris Perusahaan Timah, Abdullah Umar di Jakarta, kemarin.

Dimana untuk proyek tersebut, perseroan akan mulai membangun pada kuartal III-2019. Sebelumnya, Direktur UtamaTimahM Riza Pahlevi Tabrani pernah bilang, fasilitas pemisahan mineral tanah jarang ini akan dibangun di Tanjung Ular, Bangka. Perseroan telah melakukanpilot projectmineral tanah jarang yang dipandang memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi dibandingTimah. Nilainya diperkirakan tiga hingga empat kali lipat dibanding logamtimah.

Disampaikannya, mineral tanah jarang ini dapat menjadi komposisi produksi magnet atau industri strategis lainnya, seperti indutri kesehatan dan tahun ini akan dikembangkan. Untuk mendanai pembangunan fasilitas tersebut, perseroan akan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi.Pada Juli lalu, Timah menerbitkan obligasi dan sukuk berkelanjutan I tahap II senilai Rp 1,3 triliun. Dana hasil penerbitan ini akan digunakan perseroan untuk kebutuhan belanja modal (capital expenditure/capex) dan pelunasan utang jangka pendek.

BERITA TERKAIT

Layanan Indihome Kini Hadir di Pulau Rote

Berkomitmen untuk menghadirkan konektivitas di seluruh nusantara hingga pelosok wilayah terpecil, terdepan dan terluar, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom)…

VISA Tetapkan Cicil Pemenang VEI 2019

Visa, penyedia layanan pembayaran digital terdepan di dunia baru saja menobatkan perusahaan start-up bernama Cicil sebagai pemenang kompetisi Visa Everywhere…

XL Axiata Bangun Desa Maritim di Asahan

Dukungan pengamanan daerah perbatasan, PT XL Axiata Tbk (EXCL) bersama Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) membangun desa maritim di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BTN Pastikan Proses Bisnis Sesuai GCG

Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu memastikan perseroan selama ini telah menjalankan bisnis   sesuai dengan GCG.…

Perbaiki Kinerja Keuangan - INAF Kembangkan Strategic Business Unit

NERACA Jakarta – Dorong pengembangan bisnis lebih ekspansif, PT Indofarma Tbk (INAF) fokus mengembangkan strategi pendirian strategic business unit (SBU)…

Melalui Proyek ISED - Siapkan SDM Unggul di Manufaktur dan Pariwisata

NERACA JAKARTA - Indonesia telah memasuki era digitalisasi dan Industri 4.0. Bersamaan dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia telah meluncurkan “Making…