Trinitan Tawarkan Saham Berkisar Rp 270-330 - Gelar Penawaran Saham Perdana

NERACA

Jakarta - PT Trinitan Metals and Mineral Tbk akan melakukan penawaran umum saham perdana (Initial public offering/IPO) sebesar 333 juta saham biasa atau maksimal 25% dari modal ditempatkan dan disetor. Harga saham perdana ditawarkan sebesar Rp270–Rp300 per saham. Dengan demikian, perusahaan pengolah logam dan bahan mineral (smelter) ini berpotensi meraup dana segara dari bursa sekitar Rp 90 - 100 miliar.”Dana IPO untuk modal kerja dalam rangka ekspansi bisnis," kata Direktur Utama PT Trinitan Metals and Mineral Tbk, Richard Tandiono di Jakarta, kemarin

Bersamaan dengan itu, perseroan menerbitkan 333.333.500 waran seri I yang menyertai saham baru atau 33,33% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh. Richard Tandiono menambahkan, perseroan akan meningkatkan produksi timah olahan dari smelter Hydrometal dari 550 ton per bulan menjadi 1.100 ton per bulan.

Dengan demikian, pendapatan perseroan akan meningkat menjadi Rp 580 miliar hingga akhir tahun ini dan Rp 700 miliar pada tahun 2020. “Itu hanya optimalisasi produksi smelter kami yang ada, sedangkan dana IPO untuk pembangunan penambahan kapasitas yang mulai menyumbang ke pendapatan tahun 2021,” papar Richard Tandiono.

Sementara Direktur PT Trinitan Metals and Mineral Tbk Widodo Sucipto menyebutkan, sebesar 76,28 persen dana IPO digunakan untuk belanja modal, yaitu pembelian mesin dan peralatan. Sedangkan sebesar 23,72 persen untuk modal kerja perseroan. “Kami optimistis dengan ditawarkannya saham perseroan kepada publik, maka dapat membuka peluang pengembangan usaha menjadi lebih besar kami berkesempatan untuk mengakses alternatif pendanaan lain," ujar Widodo Sucipto.

Pada aksi korporasi ini, perseroan menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Periode penawara awal (bookbuilding) pada 30 Agustus-10 September 2019 dan diharapkan mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 19 September 2019, sehingga penawaran umum bisa dilaksanakan pada 23-27 September 2019. Sementara itu, pencatatan saham dan Waran Seri I di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan terlaksana pada 4 Oktober 2019.

PT Trinitan Metals and Minerals didirikan pada tahun 2009 merupakan perusahaan smelter yang fokus pada penggunaan teknologi ramah lingkungan.

BERITA TERKAIT

Gandeng Kerjasama HIPMI - ModalSaham Siap Bawa Perusahaan IPO

NERACA Jakarta – Dukung pertumbuhan industri pasar modal dengan mengajak pelaku usaha go public, ModalSaham sebagai perusahaan starup akan menggandeng…

Produksi Nikel Vale Indonesia Terkoreksi 6,81%

NERACA Jakarta –Besarnya potensi kenaikan permintaan nikel di pasar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terus memacu produksi nikel, meskipun di…

Progres Pabrik di Sumses Capai 30% - Buyung Poetra Perbesar Kapasitas Produksi Beras

NERACA Jakarta – Meskipun tengah dihadapkan pada kondisi musim kemarau yang berkepanjangan, emiten produsen beras PT Buyung Poetra Sembada Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sukseskan Target SDGs - BEI Perkuat Kemitraan Antar Perusahaan

NERACA Jakarta - Dalam rangka menyukseskan kemitraan strategis antar perusahaan di Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan terus terbuka…

Kantungi Pinjaman BCA Rp 624 Miliar - Dharma Satya Terus Perluas Pembangunan Pabrik

NERACA Jakarta – Musim kemarau yang berkepanjangan, ditambah kondisi harga komoditas yang masih lesu tidak menyurutkan recana PT Dharma Satya…

Bisnis Pembiayaan CNAF Tumbuh 93,3%

NERACA Jakarta- Kendatipun bisnis otomotif diprediksi masih akan lesu hingga akhir tahun, hal tersebut tidak memberikan dampak bagi bisnis pembiayaan…