Bandara Ngurah Rai Peroleh Pinjaman Rp 1,1 Triliun

Brifiing 1

Bandara Ngurah Rai Peroleh Pinjaman Rp 1,1 Triliun

Jakarta--PT Angkasa Pura I memperoleh pembiayaan dari tiga bank pemerintah sebanyak Rp1,1 triliun untuk mengembangkan Bandara Internasional Ngurah Rai. Adapun tiga bank tersebut antara lain, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). "Dibutuhkan dana Rp1,9 triliun untuk mengembangkan bandara internasional Ngurah Rai,"kata Meneg BUMN Mustafa Abubakar kepada wartawan di Jakarta,10/3.

Pembiayaan tersebut merupakan 60% dari total anggaran yang dibutuhkan oleh AP I untuk mengembangkan bandara Ngurah Rai. "Pihak bandara mempunyai dana 40% sehingga dibutuhkan 60% nah itu dibiayai oleh 3 bank tersebut,"tambahnya.

Lebih jauh kata Mustafa, Kementerian BUMN memang mendorong bank plat merah untuk menyalurkan kredit di sektor infrastruktur. Dalam hal ini, lanjutnya pengembangan bandara cukup menarik dilakukan oleh bank BUMN. "Sekitar Rp 1,1 triliun lah yang diperlukan, nantinya mereka sindikasi," jelasnya.

Dia berharap khusus untuk BNI, Kementerian BUMN memang mendorong terus fokus di infrastruktur. Seperti, lanjut Mustafa yakni proyek pelabuhan, telekomunikasi dan kelistrikan. "Tetapi tidak tertutup kemungkinan kepada BRI dan Mandiri. Kecuali BTN yang memang fokus di perumahan," tuturnya.

Seperti diketahui, AP I sendiri telah menyiapkan dana hingga Rp 5,4 triliun untuk mengembangkan bandara kelolaannya. Pengembangan bandara seperti perluasan Terminal Internasional Ngurah Rai Bali hingga pembangunan Bandara Baru Yogyakarta direncanakan selesai pada 2013.

Selain itu, pengembangan bandara dilakukan juga untuk meningkatkan pelayanan yang saat ini dirasa masih jauh dari harapan. **cahyo

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

CIMB Niaga Dukung Nasabah Wujudkan Ide Sosial

    NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali membuka pendaftaran kompetisi ide sosial bertajuk…

KNKS Dukung Penyusunan Roadmap Fintech Syariah

    NERACA   Jakarta - Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) mendukung adanya rencana penyusunan peta jalan atau roadmap untuk…

Masalah Bumiputera dan Jiwasraya Diharapkan Segera Selesai

    NERACA   Jakarta - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengharapkan adanya solusi mendesak untuk mengatasi permasalahan likuiditas yang…