Adanya Rasa Khawatir, Pemkot Sukabumi Akan Undang Pengembang Pasar Pelita

Adanya Rasa Khawatir, Pemkot Sukabumi Akan Undang Pengembang Pasar Pelita

NERACA

Sukabumi - Realisasi perkembangan pembangunan Pasar Pelita sejauh ini sudah mencapai 76%, jadi sekarang ini pihak pengembang lebih banyak melaksanakan pekerjaan arsitektur dan interior-interiornya. Untuk itu Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi akan terus mendorong agar di tahun ini bisa selesasi."Pembangunan fisiknya sudah mencapai 76%, dan saat ini mereka (pengembang) lebih banyak pelaksanaan yang sifatnya interior atau arsitektur," ujar Walikota Sukabumi Achmad Fahmi kepada Neraca, Jumat (23/8).

Fahmi juga mengatakan, jika pihaknya akan memberikan tambahan waktu pembangunan pasar tersebut. Hal itu dikarenakan kontrak pembangunan Pasar Pelita itu akan berkahir beberapa bulan tahun ini."Kita akan lakukan perpanjangan waktu, karena kontraknya mau habis," ujarnya.

Adanya perpanjangan waktu itu lanjut Fahmi, disebabkan berbagai faktor. Salah satunya, ada permasalhan di internal, namun itu sudah bisa diselesaikan."Saya masih ingat, waktu saya dilantik di bulan September, saya memanggil pihak pengembang untuk meminta mereka komitmen dengan janji mereka," tuturnya.

Bahkan Fahmi juga mengakui sangat khawatir dengan pembangunan pasar tersebut, untuk itu pihaknya terus melakukan pemantauan terus. Sebab, dari Pasar pelita itu dampaknya ke penataan PKL dan segala macam."Terus-menerus khawatir dong, makanya saya pantau dan terus mendorong agar cepat selesai," akunya.

Bahkan beberapa hari kedepan Pemkot akan mengundang pihak pengembang untuk meminta kejelasan realisasi serta waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pasar pelita ini."Sekitar hari Selasa atau Rabu lusa kita akan undang pihak pengembangnya," ujarnya.

Sejauh ini tambah Fahmi, pihaknya sudah memberikan keinginan mereka untuk memperlancar pembangunan. Salah satunya akses jalan untuk dilakukan sterilisasi."Kita sudah berikan beberapa ruas jalan baik samping kiri, kanan depan dan belakang sesuai dengan permintaan mereka," pungkasnya. Arya

BERITA TERKAIT

PNM Targetkan 7,7 Juta Nasabah Mekaar Pada 2020 - Catatan Prestasi Ditorehkan PNM Sepanjang 2019

PNM Targetkan 7,7 Juta Nasabah Mekaar Pada 2020 Catatan Prestasi Ditorehkan PNM Sepanjang 2019 NERACA Jakarta - PT Permodalan Nasional…

DPRD Jabar Banyak Terima Aspirasi Ekonomi Kerakyatan Saat Reses

DPRD Jabar Banyak Terima Aspirasi Ekonomi Kerakyatan Saat Reses   NERACA Bandung - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat…

Harga Cabai Rawit Merah Kian Meroket - KOTA SUKABUMI

Harga Cabai Rawit Merah Kian Meroket  KOTA SUKABUMI NERACA Sukabumi - Komoditas cabai rawit merah kembali alami penaikan harga di…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Direktur Eksekutif JMN Optimistis Riza Patria Jadi Wagub DKI

Direktur Eksekutif JMN Optimistis Riza Patria Jadi Wagub DKI NERACA Jakarta - Direktur Eksekutif Jakarta Monitoring Network (JMN), Ahmad Sulhy…

Ini Dua Kandidat Wagub DKI Terbaru

Ini Dua Kandidat Wagub DKI Terbaru NERACA Jakarta - Usai ditinggalkan Sandiaga Uno, kandidat Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta yang…

Diskopdagrin Kota Sukabumi Tengah Mengiventalisir Jumlah Koperasi - Dari Ratusan Koperasi Yang Ada, Baru Empat Yang Sudah Lakukan RAT

Diskopdagrin Kota Sukabumi Tengah Mengiventalisir Jumlah Koperasi Dari Ratusan Koperasi Yang Ada, Baru Empat Yang Sudah Lakukan RAT  NERACA Sukabumi…