Wali Kota Depok: Pengembangan SDM Perlu Bertumpu Pada Keluarga

Wali Kota Depok: Pengembangan SDM Perlu Bertumpu Pada Keluarga

NERACA

Depok - Wali Kota Depok Mohammad Idris menegaskan pengembangan sumber daya manusia (SDM) perlu bertumpu pada keluarga yang merupakan awal mula pembentukan kematangan individu dan karakter kepribadian, melalui pemenuhan kebutuhan spiritual, materi, dan sosial.

"Dalam visi Kota Depok yang nyaman dan religius salah satu poinnya adalah pengembangan sumber daya manusia yang bertumpu pada keluarga," kata Idris dalam pidato menyambut Hari Kemerdekaan ke-74 RI di Balaikota Depok, Sabtu (17/8).

Ia mengatakan pengembangan SDM melalui keluarga akan berdampak meningkatnya kualitas sumber daya manusia dan diperkuat lagi dengan salah satu misi pembangunan Kota Depok yaitu mengembangkan sumber daya manusia yang kreatif dan berdaya saing.

"Untuk membangun dan mengembangkan SDM yang unggul pentingnya perlu ditunjang oleh tersedianya sarana dan prasarana pendidikan yang memadai," ujar dia.

Menyadari pentingnya hal itu, pemerintah kota melaksanakan berbagai program bantuan kepada siswa maupun guru swasta dan honorer mulai dari tingkat PAUD, TK, PKBM, SLB, dan SD.

Selain itu juga diberikan dalam bentuk bangunan 40 ruang kelas baru SD, ruang kelas baru SMP, renovasi sekolah-sekolah, pembangunan gedung SMP Negeri baru serta pembangunan gedung PGRI Kota Depok sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan.

Idris mengakui Pemerintah Kota Depok masih perlu ditingkatkan dan memerlukan perhatian dari pemerintah pusat jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yaitu 1 berbanding 350 artinya 2,3 juta jiwa penduduk Kota Depok dilayani oleh ASN 6.800 artinya 1 ASN melayani 350 jiwa di Kota Depok.

Namun demikian indeks kepuasan masyarakat mengenai atau meningkat dengan nilai 84 dan dengan angka indeks harapan masyarakat mencapai 91,10. Harapan masyarakat memang sangat tinggi dan kita juga harus bersyukur bahwa sektor pendidikan di Kota Depok telah berkontribusi dalam peningkatan indeks pembangunan manusia. Ant

BERITA TERKAIT

Jaga Kelestarian Alam Jatiluwih, Pemkab Tabanan Gandeng Duta Hijau Bali 2019

Jaga Kelestarian Alam Jatiluwih, Pemkab Tabanan Gandeng Duta Hijau Bali 2019 NERACA Tabanan, Bali - Untuk menjaga dan melestarikan alam…

Kopitu: Pemerintah Belum Optimal Terhadap UMKM

Jakarta-Pemerintah dinilai belum optimal memberikan perhatian terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga belum memberikan dampak yang berarti. Padahal,…

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun - Perlu Studi Tentang Air Baku

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun Perlu Studi Tentang Air Baku NERACA Sukabumi - Menyusutnya tiga sumber mata…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

LPDB Reschedule Dana Bergulir Koperasi Korban Bencana di Bali

LPDB Reschedule Dana Bergulir Koperasi Korban Bencana di Bali NERACA Denpasar - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil…

Belasan Mahasiswa Datangi Pemkot Sukabumi - Gagalnya Penyerapan DAK Proyek RS Al-Mulk

Belasan Mahasiswa Datangi Pemkot Sukabumi Gagalnya Penyerapan DAK Proyek RS Al-Mulk  NERACA Sukabumi - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus…

Kemarau Panjang, Petani Cabai dan Tomat Merugi - KABUPATEN SUKABUMI

Kemarau Panjang, Petani Cabai dan Tomat Merugi KABUPATEN SUKABUMI NERACA Sukabumi – Kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi, sangat…