Berjuang ala CIMB Niaga untuk Melayani Indonesia

NERACA

Jakarta - Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk Tigor M Siahaan menegaskan, sejarah adalah bagian penting dari CIMB Niaga. "Sejak didirikan pada 26 September 1955, kami telah berperan aktif untuk melayani masyarakat Indonesia sesuai fungsi kami sebagai lembaga intermediasi, berlandaskan pada fokus utama untuk membangun nilai-nilai integritas dan profesionalisme di bidang perbankan", kata Tigor dalam rilisnya di Jakarta, kemarin.

Berbekal semangat tersebut, Tigor mengakui, pihaknya berhasil mencapai sejumlah milestone penting sekaligus menjadikan CIMB Niaga sebagai pionir di industri perbankan Tanah Air. Diantaranya, bank pertama di Indonesia yang menawarkan ATM (1987), bank pertama di Indonesia yang menyediakan layanan perbankan online bagi para nasabah (1991), serta bank pertama di Asia yang meluncurkan rekening bank dalam telepon seluler atau dikenal dengan Rekening Ponsel (2013).

Menurut Tigor, dalam setiap perjalanan yang dilalui, tentunya banyak tantangan. "Tapi kami terus move on. Apalagi saat ini kami tengah berjuang menghadapi kehadiran revolusi baru, yakni revolusi industri 4.0 dimana teknologi berkembang jauh lebih pesat", jelas Tigor.

Perjuangan tersebut, lanjut Tigor, diwujudkan melalui pengembangan layanan perbankan berbasis digital yang komprehensif, seperti internet banking CIMB Clicks, mobile banking Go Mobile, hingga cabang-cabang digital yang dinamakan Digital Lounge. "Dengan fitur-fitur perbankan yang telah disesuaikan dengan gaya hidup dan kebutuhan masyarakat masa kini, nasabah dapat bertransaksi kapan saja dan dimana saja", tandas Tigor.

Tigor pun harus terus menyiapkan diri dalam menghadapi tantangan di masa depan, salah satunya melalui proses transformasi yang tengah kami jalankan. "Mungkin perjuangan yang kami torehkan ini belumlah sebanding dengan apa yang telah dicatatkan oleh para pejuang kita untuk merebut kemerdekaan. Tapi, kecintaan kami terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia tak kalah besarnya. Kami memaknai kemerdekaan dengan terus berjuang untuk melayani dan membangun masa depan Indonesia yang lebih baik", pungkas Tigor.

BERITA TERKAIT

Serapan Lelang SBSN Capai Rp7,04 Triliun

    NERACA   Jakarta - Direktorat Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…

60% Pengguna Dapatkan Akses Pertama Kredit dari Kredivo

    NERACA   Jakarta - Kehadiran teknologi finansial telah memberikan ruang untuk turut mendorong peningkatan inklusi keuangan di Indonesia…

Palapa Ring Bikin Akses Fintech Tembus ke Daerah Terpencil

  NERACA   Jakarta - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai kehadiran Palapa Ring akan memudahkan peminjaman berbasis teknologi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Serapan Lelang SBSN Capai Rp7,04 Triliun

    NERACA   Jakarta - Direktorat Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…

60% Pengguna Dapatkan Akses Pertama Kredit dari Kredivo

    NERACA   Jakarta - Kehadiran teknologi finansial telah memberikan ruang untuk turut mendorong peningkatan inklusi keuangan di Indonesia…

Palapa Ring Bikin Akses Fintech Tembus ke Daerah Terpencil

  NERACA   Jakarta - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai kehadiran Palapa Ring akan memudahkan peminjaman berbasis teknologi…