Pertumbuhan Pasokan Perkantoran di Jakarta Melambat

NERACA

Jakarta - Perusahaan konsultan properti Colliers International menyatakan bahwa pertumbuhan pasokan perkantoran di wilayah DKI Jakarta terus melambat sehingga tingkat hunian perkantoran ibukota diperkirakan bakal terus meningkat ke depannya.

"Temuan kami pada kuartal II-2019 ini pasokan kumulatif perkantoran ada 6,6 juta meter persegi. Dengan pertumbuhan pasokan 2,7 persen per tahun maka ini dapat dikatakan cukup melambat," kata Senior Associate Director Colliers International Ferry Salanto dalam paparan properti di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (21/8).

Namun ke depannya, menurut Ferry Salanto, pertumbuhan pasokan perkantoran di wilayah DKI Jakarta diproyeksikan bakal tumbuh sekitar 4-4,5 persen per tahun untuk periode tahun 2019-2021. Untuk tingkat hunian, lanjut dia, pada kuartal II-2019 tercatat adalah sebesar 82,4 persen dan cenderung stabil. Namun, Ferry memperkirakan bahwa tingkat hunian perkantoran akan membaik dan bisa mencapai 85 persen pada tahun 2021.

"Kami memperkirakan ke depannya ini akan lebih baik lagi, walau masih ada tantangan seperti jumlah suplai yang sepertinya masih akan banyak dalam tiga tahun ke depan," kata dia.

Sementara itu, sebelumnya Peneliti properti dari Savills Indonesia Anton Sitorus memperkirakan ruang kosong sektor perkantoran, terutama kelas A, akan meningkat di kawasan pusat bisnis Jakarta.“Kondisi demikian terjadi sampai dengan November 2018, dan diperkirakan masih akan berlangsung pada tahun berikutnya akibat masih terjadinya tekanan di sektor properti," kata Anton yang juga menjabat Kepala Riset dan Konsultan Savills Indonesia di Jakarta (19/12/2018).

Anton mengatakan ruang kosong sektor perkantoran itu terjadi karena tambahan ruang kantor baru seluas 1,3 juta meter persegi hingga 2021.

Ia menjelaskan tingkat ruang kosong perkantoran pada 2018 diperkirakan sebesar 25 persen dan bahkan untuk grade A bisa 30 persen atau mengalami kenaikan dibanding 2017 sebesar 21 persen. Angka itu diprediksi masih akan meningkat sehingga mencapai keseimbangan baru pada 2020.

Penjualan Kawasan Industri Bakal Meningkat Kuartal III-2019

Kemudian Konsultan properti Colliers International Indonesia menyatakan penjualan kawasan industri yang saat ini relatif belum berkembang diperkirakan bakal meningkat pada kuartal III pada tahun ini.

"Hasil berbincang-bincang dengan para pelaku industri, pada kuartal III mereka memperkirakan bakal melihat aktivitas yang lebih tinggi dalam hal transaksi," Ferry Salanto.

Menurut Ferry Salanto, sejumlah sektor yang terus berkontribusi dalam hal penjualan kawasan industri adalah seperti sektor logistik dan otomotif. Ia berpendapat bahwa untuk sektor tekstil sebenarnya dapat dikesampingkan karena biasanya penjualan kawasan industri untuk tekstil sifatnya kerap tidak berkelanjutan dan umumnya hanya momen tertentu.

Selain itu, ujar dia, sektor lainnya yang dinilai masih aktif terkait kawasan industri adalah industri makanan, baik itu yang sifatnya bahan mentah atau industri makanan jadi. Sektor logistik, lanjut dia, dinilai akan terus menjadi pendorong transaksi di kawasan industri dalam jangka waktu beberapa tahun ke depannya. Mohar/Ant

BERITA TERKAIT

REI Gandeng Mitra Hadirkan Pameran Properti di Empat Kota

REI Gandeng Mitra Hadirkan Pameran Properti di Empat Kota   NERACA Jakarta - Pasar properti Tanah Air mulai menunjukkan sinyal pemulihan…

Apersi: Kebutuhan Rumah Baru di Jabar Tinggi

Apersi: Kebutuhan Rumah Baru di Jabar Tinggi NERACA  Garut - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Provinsi Jawa…

Menteri Basuki: Penyediaan Perumahan Tidak Gampang

Menteri Basuki: Penyediaan Perumahan Tidak Gampang   NERACA Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut penyediaan…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

RumahHokie.com Gelar Pameran Properti di Bekasi

RumahHokie.com Gelar Pameran Properti di Bekasi   NERACA Jakarta - Portal properti RumahHokie.com, menggelar pameran properti bertajuk “Sunrise Property di Timur…

REI Gandeng Mitra Hadirkan Pameran Properti di Empat Kota

REI Gandeng Mitra Hadirkan Pameran Properti di Empat Kota   NERACA Jakarta - Pasar properti Tanah Air mulai menunjukkan sinyal pemulihan…

Apersi: Kebutuhan Rumah Baru di Jabar Tinggi

Apersi: Kebutuhan Rumah Baru di Jabar Tinggi NERACA  Garut - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Provinsi Jawa…