BRI Sediakan Dana Rp 3 Triliun - Genjot KPR Subsidi

NERACA

Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyiapkan dana sekitar Rp3 triliun untuk menggarap rumah murah buat masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Bahkan BRI memberikan fasilitas perbankan dengan Kredit Konstruksi untuk pembangunan perumahan dan Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera (KPRS). "Ini menjadi peluang yang baik bagi Bank BRI untuk tetap dan terus mendukung bisnis Perumnas dalam mencapai visi perusahaan yaitu menjadi pelu utama penyedia perumahan dan pemukiman di Indonesia," kata Sekretaris Perusahaan BRI Muhamad Ali dalam siaran persnya (4/3/2012).

Dalam keteranganya, Ali menambahkan BRI menargetkan penyaluran KPRS di tahun 2012 sebesar Rp 3 Triliun dengan suku bunga sebesar 7,25%/tahun fixed dengan tenor 15 tahun untuk kepemilikan rumah tipe 36 dengan harga maksimal Rp 70 juta. "Suku bunga yang rendah serta kemudahan dan kecepatan dalam pelayanan menjadi kesempurnaan bagi masyarakat Indonesia untuk memperoleh rumah tinggal siap huni," paparnya

Dikatakan Ali, bisnis perumahan sekarang ini sedang bagus, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan rumah murah bagi PNS di sekitar 55 Wilayah di Indonesia. "Ini menjadi peluang bagi bank BRI untuk tetap terus mendukung bisnis Perumnas dalam mencapai visi perusahaan yaitu menjadi pelaku utama penyedia perumahan dan pemukiman di Indonesia," ujarnya.

Seperti diketahui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggandeng Perumnas menyediakan rumah murah buat masyarakat berpenghasilan rendah. Dalam kerjasama itu, Bank BRI menyediakan fasilitas layanan perbankan melalui pemberian Kredit Konstruksi untuk pembangunan perumahan dan Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera (KPRS). "Dengan ditandatanganinya Nota Kesepahaman tersebut maka Bank BRI mendukung sepenuhnya Bisnis Perumnas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia melalui penyediaan tempat tinggal dalam pembangunan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia," jelasnya

Bisnis Perumnas cukup pesat akhir-akhir ini, khususnya dalam mendorong percepatan pembangunan rumah murah bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di sekitar 55 Wilayah di Indonesia. "Ini menjadi peluang yang baik bagi Bank BRI untuk tetap dan terus mendukung bisnis Perumnas dalam mencapai visi perusahaan yaitu menjadi pelaku utama penyedia perumahan dan pemukiman di Indonesia," tegas Ali.

Bank BRI telah menyiapkan fasilitas untuk pembelian tempat tinggal bagi konsumen Perumnas melalui program Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera (KPRS). "Suku bunga yang rendah serta kemudahan dan kecepatan dalam pelayanan menjadi kesempurnaan bagi masyarakat Indonesia untuk memperoleh rumah tinggal siap huni," terang Ali.

Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera (KPRS) ini merupakan realisasi dari Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang tengah digencarkan oleh Kementerian Perumahan Rakyat, dimana suku bunganya terbilang rendah yakni 7.25%/tahun fixed dengan tenor 15 tahun, untuk kepemilikan rumah tipe 36 dengan harga maksimal Rp 70 juta. Sebagai salah satu Bank yang ditunjuk sebagai penyalur FLPP, BRI menargetkan penyaluran KPRS ini di tahun 2012 yaitu sebesar Rp 3 T. **rin

Related posts