Diskominfo Kota Sukabumi Giatkan Program DBHCHT

Diskominfo Kota Sukabumi Giatkan Program DBHCHT

NERACA

Sukabumi - Bersama dengan tiga Dinas lainya, yakni Diskopdagrin, Dinas Kesehatan, dan Disnakertrans. Dinas Komunikasi Informasi (Diskominfo) Kota Sukabumi juga kebagian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dari Pemerintah pusat sekitar Rp100 juta."Ya, tahun ini kita mendapatkan dana dari pemerintah pusat melalui program DBHCHT," ujar Kabid Pengelolaan Informasi Publik dan Statistik (PIPS) Diskominfo Kota Sukabumi Tantan Sontani, Kamis (15/8).

Dana tersebut kata Tantan, digunakan untuk penyebarluasan informasi publik seputar kegiatan DBHCHT berbagai media. Diantaranya, website resmi Pemerintah Kota Sukabumi, media cetak serta talkshow radio."Sesuai dengan tupoksi kami, jadi kita infromasikan semua kegiatan DBHCHT tersebut," katanya.

Sehingga lanjut Tatan, dalam pelaksanaanya Diskominfo menyebarluaskan informasi kegiatan pengelolaan DBHCHT yang dilakukan oleh SKPD lain pada Pemerintah Kota Sukabumi yang mendapatkan dana DBHCHT."Seperti Dinas kesehatan dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kita sebarluaskan infromasi kegiatan DBHCHT-nya," ucapnya.

Pengelolaan dana DBHCHT oleh Dinas Kominfo kata Tantan, merujuk pada peraturan menteri keuangan mengenai kegiatan sosialisasi ketentuan di bidang cukai yang meliputi penyampaian informasi peraturan perundang-undangan di bidang cukai kepada masyarakat dan pemangku kepentingan.

Selain itu juga pemantauan dan evaluasi atas pelaksanaan ketentuan di bidang cukai. Penyebarluasan informasi di bidang cukai juga merupakan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Diskominfo yang berkaitan dengan keterbukaan informasi publik."Sejauh ini sudah kita lakukan penyebaran kegiatan penyebarluasan informasi tersebut," akunya.

Sebelumnya, Sekretaris Monitoring DBHCHT Kota Sukabumi Apriliana mengungkapkan, tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya soal penerima manfaat dana DBHCT tersebut. Dimana kata April, tahun-tahun sebelumnya 6 SKPD yang menerima DBHCHT. Sedangkan untuk tahun ini hanya empat SKPD saja."Jadi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Sat Pol PP saja yang tahun ini tidak mendapatkan dana itu. Sedangkan empat SKPD lainya. Yaitu Dinas Kesehatan, Diskopdagrin, Disnakertrans dan Diskominf masih mendapatkan jatah dana DBHCHT," ujarnya.

Alasan kedua SKPd tersebut tidak kebagian dana DBHCHT ungkap April, dikarenakan merasa sudah cukup untuk mendukung program-program yang didanai cukai dari tembakau."Sat Pol PP saat mendapatkan DBHCHT terlibat dalam operasi rokok yang tidak bercukai dan DLH aktif membangun ruang smoking area. Tahun ini, dua kegiatan tersebut dihentikan dulu,” kata April.

April menambahkan, kegiatan di empat SKPD yang didanai oleh DBHCHT diarahkan kepada program pemberdayaan ekonomi. Hal ini sesuai dengan RPJM tentang penguatan ekonomi."Makanya kita arahkan programnya ke penguatan ekonomi," pungkas April. Arya

BERITA TERKAIT

Jaga Kelestarian Alam Jatiluwih, Pemkab Tabanan Gandeng Duta Hijau Bali 2019

Jaga Kelestarian Alam Jatiluwih, Pemkab Tabanan Gandeng Duta Hijau Bali 2019 NERACA Tabanan, Bali - Untuk menjaga dan melestarikan alam…

Kopitu: Pemerintah Belum Optimal Terhadap UMKM

Jakarta-Pemerintah dinilai belum optimal memberikan perhatian terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga belum memberikan dampak yang berarti. Padahal,…

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun - Perlu Studi Tentang Air Baku

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun Perlu Studi Tentang Air Baku NERACA Sukabumi - Menyusutnya tiga sumber mata…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

LPDB Reschedule Dana Bergulir Koperasi Korban Bencana di Bali

LPDB Reschedule Dana Bergulir Koperasi Korban Bencana di Bali NERACA Denpasar - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil…

Belasan Mahasiswa Datangi Pemkot Sukabumi - Gagalnya Penyerapan DAK Proyek RS Al-Mulk

Belasan Mahasiswa Datangi Pemkot Sukabumi Gagalnya Penyerapan DAK Proyek RS Al-Mulk  NERACA Sukabumi - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus…

Kemarau Panjang, Petani Cabai dan Tomat Merugi - KABUPATEN SUKABUMI

Kemarau Panjang, Petani Cabai dan Tomat Merugi KABUPATEN SUKABUMI NERACA Sukabumi – Kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi, sangat…