Proyek Prestisius Bakal Dongkrak Kinerja MNC Land - Gandeng Kerjasama Trum Junior

NERACA

Jakarta – Menindaklanjuti keseriusan bisnis Donald Trump menggarap properti di Indonesia dengan menggandeng perusahaan MNC Group, ditunjukkan dengan kehadiran putra sulung Presiden Amerika Serikat, Donald John Trump Junior dengan bos Grup MNC Hary Tanoesoedibjo. Melalui pertemuan tersebut, keduanya sepakat bekerjasama menggarap bisnis properti mewah di Lido, Bogor dan Bali dengan investasi tembusUS$ 1,7 miliar atau sekitar Rp 23 triliun (asumsi kurs Rp 14.000/US$).

Hingga saat ini, skema pendanaan tersebut berasal dari kas internal perusahaan. Ke depannya, proyek ini juga akan menghimpun pendanaan dari bank lokal. HaryTanoejuga menegaskan pendanaan untuk proyek tersebut juga tidak mengandalkan dari investor China.”Tidak ada pendanaan dari China," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Hary Tanoe menjelaskan, proyek ini murni bisnis dan tidak ada kaitannya dengan kebijakan politik Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dirinya menjelaskan, proyek ini akan menggarap properti mewah di dua kawasan strategis, yaitu di Lido (Bogor) dan Bali yang berlokasi dekat dengan Tanah Lot bertajuk Trump Residences Bali seluas 102 hektare dan Trump Residences Lido seluas 350 hektare, resor dan hunian ultra mewah yang terintegrasi."Ini murni bisnis, tidak ada hubungan dengan pemerintahan Presiden Trump," tandasnya.

Dipilihnya Lido karena lokasi tersebut cukup strategis, diapit oleh tiga provinsi besar, yaitu Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten. Lokasinya juga tidak terlalu jauh dari Jakarta. Kawasan ini akan sangat diuntungkan dengan hadirnya kereta cepat Jakarta Bandung dan rampungnya ruas tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi).

Sementara Donald John Trump Junior mengatakan, dipilihnya Bali untuk mengembangkan proyek ini karena Bali adalah satu tujuan pariwisata terbesar di dunia. Dirinya juga menegaskan, proyek ini tak terkait sama sekali dari dampak perang dagang antara Amerika Serikat dan China, sehingga harus merelokasi bisnis properti. Indonesia dipilih karena memiliki potensi yang cukup besar.”Tidak ada kaitannya sama sekali dengan perang dagang, zero influence," kata Donald John Trump Junior.

Sebelumnya, PT MNC Land Tbk (KPIG) sebagai perusahaan properti di bawah naungan MNC Group ini sempat sesumbar bahwa Agustus 2019 akan diselenggarakan pre-launch event penjualan villa Trump Residences Lido dan Trump Residences Bali yang merupakan salah satu komponen dari pengembangan terintegrasi Trump International Resort, Golf Club & Residences di MNC Lido City dan MNC Bali Resort.

Hary berharap penjualan kedua proyek prestisius ini akan dapat memberikan dampak positif terhadap pendapatan KPIG. Hary menyatakan akan terus berkomitmen mengembangkan destinasi gaya hidup dan hiburan terintegrasi di MNC Lido City dan MNC Bali Resort. Direktur MNC Land, Erwin Richard Andersen pernah bilang, perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 2,5 triliun untuk pengembangan proyek properti di Lido City dan proyek di Bali.

Disebutkan, belanja modal akan lebih banyak digunakan untuk mengembangkan proyek MNC Lido City senilai Rp2 triliun, kemudian senilai Rp500 miliar untuk pembangunan Trump International Resort, golf club dan residences Bali."Belanja modal sekitar Rp2 triliun-Rp2,5 triliun. Pendanaan 60-70% dari pinjaman bank dan sisanya equity," ungkapnya.

BERITA TERKAIT

Pieter Tanuri Tambah Porsi Saham di BOLA

NERACA Jakarta –Perkuat porsi kepemilikan saham, Pieter Tanuri menambah kepemilikan sahamnya pada PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) menjadi 23,52%…

BEI Kantongi 22 Calon Emiten Bakal Go Public

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sesumbar bakal mencatatkan 60 emiten baru sampai akhir tahun 2019 seiring dengan…

Lippo Karawaci Tunjuk Rudy Halim Jadi COO

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) resmi menunjuk Rudy Halim sebagai Chief Operating Officer (COO) yang telah efektif…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Empat Proyek Baru - TOTL Pede Target Kontrak Baru Capai Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Mengandalkan proyek-proyek pembangunan gedung dan infrastruktur lainnya, tidak menjadi kekhawatiran bagi PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL)…

Saat Ini Momentum Tepat Starup Go Public

Maraknya beberapa perusahaan starup yang mencatatkan saham perdananya di pasar modal, menjadi sentimen positif bagi perusahaan starup lainnya untuk mengikuti…

IPO Almazia Ditaksir Oversubscribed 3 Kali

NERACA Jakarta – Jelang pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas selaku penjamin emisi penawaran umum saham perdana…