First Media Suport Program Jabar Open Data - Dorong Keterbukaan Informasi

NERACA

Jakarta – Perluas layanan dan juga mendukung keterbukaan informasi publik, PT Link Net Tbk dengan merek First Media yang merupakan penyedia TV Cable dan Fixed Broadband Cable Internet terkemuka di Indonesia siap memfasilitas kemudahan akses data melalui Provinsi Jawa Barat (Jabar) program Jabar Open Data.

CEO & Presiden Direktur PT Link Net Tbk, Marlo Budiman dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyampaikan antusias untuk membantu Pemprov Jabar dalam mensosialisasikan dan menginformasikan program-program yang dilakukan secara menyeluruh kepada masyarakat untuk mendukung transformasi Jabar sebagai provinsi yang penuhinovasidan kolaboratif. “Kerjasama ini sekaligus menunjukkan keseriusan kami dalam mengembangkan layanan First Media di Bandung Raya dengan dukungan 150.000 home passed yang mencakup kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat,”ujarnya.

Kedepannya, lanjut Marlo, perseroan akan mengembangkan usaha dan jaringan ke kota dan kabupaten lainnya di Jawa Barat, seperti Cirebon, Purwakarta, Tasikmalaya, Cianjur, dan Sukabumi untuk membantu mewujudkan Provinsi Jabar Juara. Dirinya juga menambahkan, sebagai bentuk dukungan terhadap Pemprov Jabar, perseroan akan menghadirkan siaran West Java Network milik Biro Humas dan Keprotokolan Setda Jabar pada layanan tv cable First Media di channel 50.

Menurutnya, channel West Java Network merupakan bagian dari strategi PT Link Net Tbk dalam memperkuat channel lokal dan mengembangkan layanan First Media di Jawa Barat. Channel West Java Network yang tayang selama 24 jam ini merupakan TV channel pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat yang menyajikan tayangan alternatif mengenai Jawa Barat dalam format berita, talkshow, feature, variety show, dengan semangat edukasi dan entertainment (edutainment).

Selain itu, PT Link Net Tbk juga mendukung pengembangan Jabar Digital Service, termasuk Aplikasi First Klaz sebagai salah satu program Jabar dengan tujuan untuk meningkatkan digital learning serta meningkatkan akses informasi masyarakat serta mempromosikan pembangunan Jabar. Asal tahu saja, Jabar Open Data juga bertujuan untuk memastikan bahwa data bisa diakses dengan bebas dan mudah oleh publik sehingga menjadikan Jabar sebagai provinsi digital berdasarkan data dan teknologi.

BERITA TERKAIT

Jaga Kondisi Pasar - OJK Hentikan Reksadana Investor Tunggal

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan sementara penerbitan produk baru reksa dana investor tunggal seiring cukup banyaknya jumlah…

Sikapi Kasus Pemalsuan Deposito - BTN Yakinkan Nasabah Kondisi Kinerja Masih Solid

NERACA Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menyatakan perseroan dalam kondisi kinerja yang solid dengan performa perusahaan…

ADHI Catatkan Kontrak Baru Rp 6,8 Triliun

NERACA Jakarta – Sampai dengan Agustus 2019, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mencatatkan perolehan kontrak baru senilai Rp6,8 triliun.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Presiden Bakal Membuka Munas HIPMI Ke-XVI

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan membuka musyawarah nasional (Munas) Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda (BPP HIPMI)…

CEO Asia Aero Technology - Mengusung Hipmi 4.0 Agar Lebih Familiar

Jiwa muda dengan sederet perstasi adalah harapan pimpinan di masa mendatang, hal inilah yang menggambarkan Bagas Adhadirgha seorang Founder sekaligus CEO…

Jaga Kondisi Pasar - OJK Hentikan Reksadana Investor Tunggal

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan sementara penerbitan produk baru reksa dana investor tunggal seiring cukup banyaknya jumlah…