PDAM Kota Depok Buka Peluang Layanan Pelosok Kampung - Program Investasi Murah Pengadaan Air Bersih

PDAM Kota Depok Buka Peluang Layanan Pelosok Kampung

Program Investasi Murah Pengadaan Air Bersih

NERACA

Depok - Kendati berada di pelosok kampung, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok akan berupaya maksimal untuk program layanan pengadaan minimal air bersih bagi warga yang tersebar di 63 kelurahan di luar komplek perumahan yang dibangun developer. Bahkan dalam Agustus dan September 2019 dibuka peluang investasi murah layanan pelanggan dengan biaya hanya 50 persen dari tarif normalnya. Demikian dijelaskan Direktur Utama PDAM Tirta Asasta Kota Depok, H. Olik Abdul Kholik kepada NERACA, baru-baru ini.

Menurutnya, program layanan menjangkau warga di berbagai pelosok kampung tersebut, selain untuk mengatasi kesulitan air bersih saat musim kemarau, juga untuk menyelamatkan air bawah tanah yang terancam terus berkurang akibat adanya sumur bor yang membuat cadangan makin berkurang.

"Upaya program itu, juga untuk menyelamatkan masa depan ketersedian air bersih dan lingkungan hidup bagi masa depan anak cucu kita yang sehat jiwa raganya dan kotanya," ujarnya meyakinkan kepada NERACA dan optimis dapat dimudahkan niatnya bagi keselamatan dan kesehatan masa depan warga Kota Depok.

Oleh sebab itu, lanjutnya, Manajemen PDAM Tirta Asasta, telah mengadakan program diskon untuk bagi pelanggan rumah tangga dan sosial. Upaya ini untuk meningkatkan cakupan layanan yang merata di berbagai lokasi.

"Dan, sekaligus dalam rangka HUT RI ke-74 dan Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada tanggal 4 September 2019," ujar Dirut PDAM Kota Depok.

Dijelaskan, program diskon 50% khusus untuk pelanggan domestik atau kelompok sosial dan rumah tangga yang diharapkan dapat memanfaatkan peluangnya selama periode 1 Agustus sampai 30 September 2019.

‎Dijelaskannya, dengan adanya program diskon 50% ini kami berharap warga Depok dapat memanfaatkan kesempatan untuk berlangganan PDAM dengan membayar biaya sambungan setengahnya dari harga normal.

Dikemukakan, untuk luas bangunan rumah di bawah 70 m2 dikenakan biaya penyambungan sebesar Rp750.000 dari harga normal Rp1.500.000. Dan untuk luas bangunan rumah di atas 70 m2 dikenakan biaya penyambungan sebesar Rp1.000.000 dari harga normal Rp2.000.000.

Kemudian, untuk mendaftar pelanggan dapat datang langsung ke kantor PDAM dengan mengisi form pendaftaran, fotocopy KTP, fotocopy SPT PBB terbaru dan materai Rp6.000.

Sementara Manager Marketing PDAM Tirta Asasta, Imas menambahkan, selain datang langsung ke loket PDAM di berbagai tempat, calon pelanggan bisa juga mendaftar secara online melalui web kami di alamat Website: pdamdepok.co.id."Kami akan memanjakan warga yang membutuhkan air bersih. Hal ini mempermudah calon pelanggan untuk mendaftar via online," tuturnya.

Tentunya, lanjut Imas, kami dapat melayani pemasangan sambungan PDAM pada lokasi-lokasi yang sudah terdapat jaringan pipa PDAM dimana pun yang tersebar di berbagai kelurahan. Dan, ‎berharap warga Depok untuk segera berlangganan PDAM karena dengan kita memakai air PDAM berarti kita ikut menyelamatkan dalam penggunaan air tanah.

"Selamatkan air tanah gunakan air PDAM yang efektif, efisien, murah dan bisa terbebas dari berbagai masalah kesulitan air bersih dalam kondisi kekeringan musim kemarau. Bahkan dalam kondisi mati lampu pun bisa terus mengalir airnya, insha Allah,"‎ ujar Dita, Manager Humas PDAM Kota Depok kepada NERACA. Dasmir

BERITA TERKAIT

Jaga Kelestarian Alam Jatiluwih, Pemkab Tabanan Gandeng Duta Hijau Bali 2019

Jaga Kelestarian Alam Jatiluwih, Pemkab Tabanan Gandeng Duta Hijau Bali 2019 NERACA Tabanan, Bali - Untuk menjaga dan melestarikan alam…

Kopitu: Pemerintah Belum Optimal Terhadap UMKM

Jakarta-Pemerintah dinilai belum optimal memberikan perhatian terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga belum memberikan dampak yang berarti. Padahal,…

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun - Perlu Studi Tentang Air Baku

Tiga Sumber Mata Air PDAM Sukabumi Semakin Turun Perlu Studi Tentang Air Baku NERACA Sukabumi - Menyusutnya tiga sumber mata…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

LPDB Pindahkan Satgas Pengawasan Dari Bali ke Jatim

LPDB Pindahkan Satgas Pengawasan Dari Bali ke Jatim NERACA Denpasar - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM memindahkan Satgas pengawas…

Wagub Berharap Mahasiswa Jawa Barat Jadi "Technopreneur"

Wagub Berharap Mahasiswa Jawa Barat Jadi "Technopreneur"   NERACA Bandung - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum berharap kalangan…

Penduduk Miskin di Banten Berkurang 14,28 Ribu Orang

Penduduk Miskin di Banten Berkurang 14,28 Ribu Orang   NERACA Serang - Jumlah penduduk miskin di Provinsi Banten berkurang 14,28 ribu…