Semester II, ZONE Tambah Lima Gerai Baru - Optimalkan Target Penjualan

NERACA

Jakarta – Pacu pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi di sisa akhir tahun ini, PT Mega Perintis Tbk (ZONE) bakal menambah 5 gerai setelah sebelumnya membuka 20 gerai pada semester pertama. "ZONE akan mengoptimalkan semester II dengan penambahan toko baru sekitar 5 toko. Pada semester I/2019, kami telah membuka 20 toko baru. Selain itu, kami aktif memberikan koleksi baru, seperti koleksi hari kemerdekaan dan promosi menarik untuk konsumen,"kata Direktur Utama Mega Perintis, Franxiscus Afat Adinata Nursalim di Jakarta, kemarin.

Di semester kedua tahun ini, lanjut Franxiscus, perseroan optimistis kinerja akan membaik terutama setelah kondisi politik lebih stabil. Perseroan mengalokasikan tambahan belanja modal senilai Rp7 miliar yang berasal dari kas internal untuk gerai baru di Jawa maupun luar Jawa. Sebelumnya, perseroan telah menambah 20 gerai baru pada semester I/2019 yang didanai dari belanja modal senilai Rp30 miliar.

Performance kinerja emiten ritel fesyen khusus pria di semester pertama cukup positif dengan membukukan penjualan senilai Rp298,82 miliar atau 54,93% dari target sepanjang tahun ini senilai Rp544 miliar. Penjualan selama periode Januari-Juni 2019 itu tumbuh 17,23% secara tahunan. Sementara itu, perseroan membukukan laba bersih senilai Rp31,51 miliar atau tumbuh 9,03% secara tahunan. Perseroan memproyeksikan laba bersih dapat mencapai Rp47 miliar hingga akhir tahun ini.

Penjualan pada separuh pertama tahun ini didorong kenaikan penjualan pada Ramadan dan Lebaran yang meningkat hingga 3 kali lipat dibandingkan dengan bulan normal lainnya. Sementara itu, penjualan pada semester II/2019 bakal ditopang dari momentum Natal dan tahun baru. Tahun ini, perseroan akan meningkatkan kapasitas produksi sebesar 10%. Adapun saat ini kapasitas maksimal pabrik perseroanmencapai 2,4 juta pakaian per tahun.

Disampaikannya, tingkat utilisasi pabriknya masih sekitar 80% sehingga masih ada ruang peningkatan yang bisa dilakukantahun depan. “Utilisasi pabrik baru sebesar 80%. Kami ada satu pabrik di Pemalang, Jawa Tengah. Penambahan yang kami lakukan di lokasi sama, pengembangan yakni penambahan line produksi,"ujarnya.

BERITA TERKAIT

Pieter Tanuri Tambah Porsi Saham di BOLA

NERACA Jakarta –Perkuat porsi kepemilikan saham, Pieter Tanuri menambah kepemilikan sahamnya pada PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) menjadi 23,52%…

BEI Kantongi 22 Calon Emiten Bakal Go Public

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sesumbar bakal mencatatkan 60 emiten baru sampai akhir tahun 2019 seiring dengan…

Lippo Karawaci Tunjuk Rudy Halim Jadi COO

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) resmi menunjuk Rudy Halim sebagai Chief Operating Officer (COO) yang telah efektif…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Empat Proyek Baru - TOTL Pede Target Kontrak Baru Capai Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Mengandalkan proyek-proyek pembangunan gedung dan infrastruktur lainnya, tidak menjadi kekhawatiran bagi PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL)…

Saat Ini Momentum Tepat Starup Go Public

Maraknya beberapa perusahaan starup yang mencatatkan saham perdananya di pasar modal, menjadi sentimen positif bagi perusahaan starup lainnya untuk mengikuti…

IPO Almazia Ditaksir Oversubscribed 3 Kali

NERACA Jakarta – Jelang pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas selaku penjamin emisi penawaran umum saham perdana…