Raiz Invest Tawarkan Kemudahan Berinvestasi - Bangun Minta Investasi Milenial

NERACA

Jakarta –Kemudahan dalam berinvestasi di era digital saat ini menjadi daya tarik dalam meningkatkan minta investasi di kalangan milenial. Menurut CEO Raiz Invest Indonesia, Melinda N. Wiria dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan minat investasi akan terbentuk dalam kondisi di mana seseorang melakukannya tanpa merasa terbebani sejak awal. “Kunci utamanya adalah pola pikir atau mindset. Jika seseorang menyadari bahwa investasi adalah bagian dari kegiatan sehari-hari, maka perlahan namun pasti ia akan beranggapan investasi adalah suatu kelaziman,”ujarnya.

Namun tentunya hal ini harus didukung oleh inovasi teknologi agar kegiatan investasi menjadi semakin mudah dan makin banyak orang yang bisa terlibat di dalamnya. Hal inilah yang mendasari upaya Raiz untuk menciptakan platform investasi yang mudah di mana akumulasi dari uang-uang kembalian atau receh bisa diinvestasikan ke produk reksa dana. Reksa dana menjadi pilihan karena pembeliannya bisa dimulai dari Rp 10.000 saja dan Reksa Dana merupakan produk investasi yang memiliki diversifikasi risiko.

Raiz Invest optimis bahwa dengan teknologi yang mereka tawarkan, pengelolaan keuangan akan menjadi kegiatan yang mudah, terjangkau dan bermanfaat bagi investor. “Mungkin banyak dari kita beranggapan uang kembalian tidak terlalu signifikan secara nominal, namun melalui aplikasi Raiz yang disambungkan ke alat pembayaran seperti kartu debit atau uang elektronik nantinya, nasabah akan melihat sendiri bagaimana akumulasi belanjaan mereka bisa menjadi investasi yang bernilai,”jelas Melinda.

Dari hal tersebut, lanjutnya, dirinya ingin memupuk minat investor baru tentang kemudahan berinvestasi tanpa harus mengubah gaya hidup. Justru gaya hidup yang sedang dijalani saat ini dapat menjadi pemicu investasi di Raiz,” kata Melinda.

Saat ini Raiz Invest memiliki tiga fitur unggulan untuk memenuhi kebutuhan investasi generasi milenial Indonesia. Pertama adalah skema pembulatan otomatis (round-up). Skema ini akan menggenapkan nilai belanja pengguna di mana pembulatannya akan dicatat di akun Raiz dan jika sudah mencapai nilai minimal investasi, maka secara otomatis akan diinvestasikan ke produk reksa dana sesuai profil risiko investor. Melalui mekanisme investasi dari selisih belanja secara otomatis ini, akan terkumpul dana sehingga investor bisa merasakan manfaat dari kegiatan investasi. Lebih lanjut, “sambil membangun kebiasaan berinvestasi, Raiz juga mengedukasi dan merangkul lebih banyak calon investor baru dengan berbagai pengetahuan dan wawasan seputar literasi keuangan,” kata Melinda.

Fitur kedua adalah lump-sum atau investasi seketika. Skema ini cocok bagi investor yang memiliki alokasi dana dengan jumlah tertentu dan dimaksudkan untuk investasi. Fitur ketiga adalah recurring investment atau cicilan investasi, di mana pengguna memberikan persetujuan bagi Raiz untuk mendebit rekening bank atau uang elektronik yang telah ia daftarkan ke Raiz dalam jumlah tertentu secara rutin (harian, mingguan, atau bulanan) untuk diinvestasikan ke reksa dana.

Selain ketiga fitur tersebut, Raiz juga dilengkapi dengan fitur Saving Goals, di mana pengguna bisa menentukan tujuan finansial dan memonitor perkembangannya. “Semua dilakukan hanya dari smartphone pengguna dan tanpa biaya. Inilah yang menjadi esensi produk Raiz, di mana kami mengajarkan kepada generasi milenial tentang investasi dan pengelolaan keuangan secara mandiri,” tambah Melinda.

BERITA TERKAIT

Lagi, BUMI Bayar Cicilan Utang US$ 31,8 Juta

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang untuk menjaga pertumbuhan bisnis dan kesehatan keuangan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membayar cicilan…

Targetkan Penjualan Rp 400 Miliar - Itama Ranoraya Perkuat Jaringan di Enam Kota

NERACA Jakarta – Keputusan pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan diharapkan bisa membawa dampak positif terhadap kinerja keuangan PT Itama Ranoraya…

Kurangi Biaya dan Emisi Karbon - DHL Rlis Layanan Asia Connect + di Indonesia

NERACA Jakarta- Raup ceruk pasar logistik di dalam negeri, DHL Global Forwarding sebagai penyedia jasa logistik terkemuka di dunia meluncurkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sukseskan Target SDGs - BEI Perkuat Kemitraan Antar Perusahaan

NERACA Jakarta - Dalam rangka menyukseskan kemitraan strategis antar perusahaan di Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan terus terbuka…

Kantungi Pinjaman BCA Rp 624 Miliar - Dharma Satya Terus Perluas Pembangunan Pabrik

NERACA Jakarta – Musim kemarau yang berkepanjangan, ditambah kondisi harga komoditas yang masih lesu tidak menyurutkan recana PT Dharma Satya…

Bisnis Pembiayaan CNAF Tumbuh 93,3%

NERACA Jakarta- Kendatipun bisnis otomotif diprediksi masih akan lesu hingga akhir tahun, hal tersebut tidak memberikan dampak bagi bisnis pembiayaan…