Bukalapak Kembangkan Fitur Investasi Syariah

Pesatnya tren pertumbuhan investasi syariah di pasar modal, menjadi peluang yang terus dioptimalkan Bukalapak untuk mengembangkan layanan investasi berbasis syariah. “Kami terus mengembangkan BukaReksa Syariah dan BukaModal Syariah untuk memudahkan pengguna kami melakukan investasi dan juga mencari pendanaan dengan skema syariah.” kata Co-Founder dan Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, animo pengguna Bukalapak untuk berinvestasi syariah terhitung cukup besar. Hingga Juli 2019, 51% dari dana kelolaan atau AUM milik BukaReksa berasal dari reksa dana syariah. Sedangkan, BukaModal syariah mampu menarik pengajuan aplikasi pinjaman hingga lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan versi konvensional. Kedua fitur tersebut juga menggandeng beberapa perusahaan ternama di Indonesia sebagai partner. “Ini menarik karena sebagian besar pengguna kami anak muda. Kami senang kebiasaan investasi sudah semakin meluas.” ujar Fajrin.

Bukalapak sepakat untuk terus mematuhi sharia compliance pada fitur yang diluncurkan, termasuk juga bekerjasama dengan Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman. Selain fitur keuangan syariah, Bukalapak juga aktif mengumpulkan donasi, zakat, qurban dan dana kebencanaan dari pengguna untuk disalurkan kepada lembaga partner.

Sementara Direktur Pengembangan Ekonomi Syariah & Industri Halal KNKS, Afdhal Aliasar mengungkapkan, total aset keuangan syariah Indonesia mencapai lebih dari Rp1.300 triliun atau mencapai 8.7% dari total aset keuangan Indonesia. Oleh karena itu, dirinya menyambut baik inisiatif Bukalapak untuk berkolaborasi dalam layanan keuangan syariah. (bani)

BERITA TERKAIT

Gelar TTI Business Forum - Krista-Hippindo Promosikan Investasi ke Ratusan Investor

Krista Exhibitions bersama Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) kembali menyelenggarakan Trade, Tourism & Invesment Business Forum (TTI) 2020. Forum…

Esta Multi Usaha Bidik IPO Rp 31,25 Miliar

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Esta Multi Usaha Tbk akan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham sebanyak 250 juta…

Perdagangan Saham Nipress Disuspensi

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspen perdagangan efek pada PT Nipress Tbk (NIPS) sejak sesi I…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Peran Teknologi Mampu Pangkas Disparitas Pendidikan

Pesatnya pertumbuhan teknologi digital mempunyai nilai plus dan minus. Namun hal tersebut bagaimana kita menyikapinya. Begitu juga dengan dunia pendidikan,…

Hadir di Muslim Fashion Festival - BNI Syariah Tebar Beragam Promo Menarik

BNI Syariah menawarkan beberapa promo menarik dalam acara Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020. MUFFEST 2020 diselenggarakan di Cendrawasih Room dan…

Geliatkan Transaksi Pasar ETF - BEI Berikan Insentif Hapus Biaya Transaksi

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan pasar exchange traded fund (ETF), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berbenah melakukan pembangunan infrastruktur,…