Telkom Hadirkan Gorontalo Modern Broadband - Pertama di Timur Indonesia

NERACA

Jakarta - Komitmen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanan dibuktikan dengan meluncurkan Gorontalo modern broadband province.“Modern broadband province adalah program modernisasi jaringan tembaga ke jaringan fiber optik. Program ini bertujuan agar pelanggan dapat menikmati layanan yang lebih baik karena kualitas layanan berbasis fiber optik dapat menghadirkan performa yang jauh lebih mumpuni, bahkan hingga ke tahapan internet of things,”kata Direktur Network & IT Solution Telkom, Zulhelfi Abidin dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, proses pendirian modern province ini memakan waktu sekitar empat tahun sejak 2015. Keberadaan modern broadband province tentunya memungkinkan digital life style dapat langsung dinikmati oleh masyarakat bahkan dari rumah sendiri. Demam IOT (Internet Of Things) mendorong Telkom untuk memberikan layanan berkualitas bagi masyarakat sehingga dari dalam rumah pun produktivitas dan kreativitas tetap dapat dimaksimalkan.

Gorontalo modern broadband province, lanjut Zulhelfi Abidin, menjadi modern broadband province pertama di kawasan timur Indonesia. Selain itu, dirinya berharap hadirnya layanan tersebut bisa menggenjot produktivitas sektor UKM ataupun industri lain dan tentunya memajukan perekonomian Gorontalo, karena teknologi berbasis fiber optik mampu memberikan bandwidth lebih besar dan resiko gangguan lebih kecil.

Kemudian modern broadband province juga menjadi bukti bahwa Gorontalo siap menjadi kawasan modern dan siap bersaing dengan provinsi lain termasuk dengan kawasan lain di pulau jawa. Hal senada juga disampaikan wakil gubernur Gorontalo, Idris Rahim, kehadiran konektivitas fiber optik ini dapat mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat yang sejalan dengan visi Gorontalo, yakni mewujudkan masyarakat Gorontalo yang unggul, maju dan sejahtera. “Saya mengapresiasi layanan Telkom dan kini Gorontalo sudah terhubung dengan jaringan 100% fiber optik,”tuturnya.

BERITA TERKAIT

Jaga Kondisi Pasar - OJK Hentikan Reksadana Investor Tunggal

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan sementara penerbitan produk baru reksa dana investor tunggal seiring cukup banyaknya jumlah…

Sikapi Kasus Pemalsuan Deposito - BTN Yakinkan Nasabah Kondisi Kinerja Masih Solid

NERACA Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menyatakan perseroan dalam kondisi kinerja yang solid dengan performa perusahaan…

ADHI Catatkan Kontrak Baru Rp 6,8 Triliun

NERACA Jakarta – Sampai dengan Agustus 2019, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mencatatkan perolehan kontrak baru senilai Rp6,8 triliun.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Presiden Bakal Membuka Munas HIPMI Ke-XVI

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan membuka musyawarah nasional (Munas) Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda (BPP HIPMI)…

CEO Asia Aero Technology - Mengusung Hipmi 4.0 Agar Lebih Familiar

Jiwa muda dengan sederet perstasi adalah harapan pimpinan di masa mendatang, hal inilah yang menggambarkan Bagas Adhadirgha seorang Founder sekaligus CEO…

Jaga Kondisi Pasar - OJK Hentikan Reksadana Investor Tunggal

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan sementara penerbitan produk baru reksa dana investor tunggal seiring cukup banyaknya jumlah…