Lima Kandidat Bersaing Menjadi Ketua Kadin DKI

Lima Kandidat Bersaing Menjadi Ketua Kadin DKI

NERACA

Jakarta - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) XIII Tahun 2019 dengan salah satu agenda memilih ketua baru untuk masa bakti 2019-2024.

Sebanyak lima kandidat akan bersaing menjadi Ketua Kadin DKI Jakarta, masing-masing yakni, Afifuddin Suhaeli Kalla, Diana Dewi, Victor Aritonang, Berry B Purba, dan Yudianto Tri.

Usai membuka pelaksanaan Musprov, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan terus bekerja sama dan berkolaborasi dengan dunia usaha, termasuk Kadin.

Kadin DKI Jakarta sebagai bagian dari dunia usaha diharapkan terus menjadi mitra kerja Pemprov DKI Jakarta dalam melaksanakan visi pembangunan Jakarta 2017-2022, yakni Jakarta kota maju, lestari, dan berbudaya yang warganya terlibat dalam mewujudkan keberadaan, keadilan, dan kesejahteraan bagi semua, dan berbagai program pembangunan di Jakarta.

"Tahun 2019 ini APBD kita sebesar 89,01 triliun, cukup besar. Ini hanya bisa dikerjakan bersama sebagai sebuah kemitraan antara pemerintah dengan masyarakat dan dunia usaha khususnya," ujarnya, di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis (8/8).

Anies berharap, kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan Kadin DKI Jakarta bisa membangun ekosistem dunia usaha di Jakarta menjadi lebih baik lagi, membuka banyak lapangan kerja, dan semakin menyejahterakan masyarakat.

“Alhamdulillah, Jakarta pertumbuhan ekonominya baik, 6,17 persen di tahun 2018. Kita ingin menjaga agar ekosistem usaha di Jakarta itu tumbuh sehat," terangnya.

Anies mengapresiasi penyelenggaraan MUPROV XIII Tahun 2019 Kadin DKI Jakarta yang mengangkat tema "Kadin Membangun Ekonomi Jakarta yang Kokoh Mandiri dan Berdaya Saing Melalui Kebijakan dan Regulasi yang Pro Bisnis" dengan sub tema "Kadin DKI Jakarta Bersama Pemerintah dan Mitra Strategis Meningkatkan Ekonomi Jakarta dengan Partisipasi Dunia Usaha Berbasis Digital".

"Kami ingin dalam menyusun program kerja Kadin DKI Jakarta 2019-2024, sejalan dengan program prioritas RPJMD 2017-2022, dengan mengedepankan kepentingan publik untuk kesejahteraan warga Kota Jakarta," ungkapnya.

Anies beraharap, dalam proses keorganisasian pemilihan dan kepengurusan baru yang terbentuk mencerminkan kematangan berdemokrasi para pengusaha."Semoga proses pemilihan berjalan lancar, kepemimpinan yang baru terpilih adalah kepemimpinan yang nantinya bisa memperjuangan aspirasi pengusaha dan bisa bermitra dengan pemerintah dengan baik," tuturnya.

Ketua Dewan Pengurus Caretaker Kadin DKI Jakarta, Eddy Kuntadi, juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov DKI Jakarta atas kerja sama yang terjalin selama kepemimpinannya di Kadin DKI Jakarta dalam kurun waktu 10 tahun.

"Suatu perjalanan yang luar biasa dalam kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Kadin DKI Jakarta. Sebetulnya, target dari Muprov ini adalah bagaimana mempersiapkan dunia usaha dalam rangka hubungan kerja yang lebih baik ke depan dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang ada, khususnya di DKI Jakarta," ucapnya.

Sementara, Wakil Ketua Kadin DKI Jakarta, Sarman Simanjorang menyampaikan, para pelaku usaha, termasuk di Ibukota harus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan pemanfaatan sistem digital."Itu menjadi tantangan kita ke depan. Kami berharap pengurus baru Kadin DKI terpilih nantinya bisa membawa dunia usaha di Jakarta semakin maju," tuturnya.

Menurutnya, sinergisitas dengan Pemprov DKI Jakarta selama ini sudah terjalin dengan baik, termasuk adanya peran besar terkait layanan pengurusan perizinan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP).

"Kami ingin kecepatan layanan yang diberikan juga lebih ditunjang dengan pemanfaatan teknologi agar lebih ada efisiensi waktu dan tenaga. Selain itu, Dinas PM dan PTSP perlu mengaplikasikan sistem bank data agar saat ada pengurusan perpanjangan izin tidak perlu membawa banyak berkas," tandasnya. Mohar

BERITA TERKAIT

Sampai Pertengahan November, Pendapatan Pajak Tergolong Melebihi Target - KOTA SUKABUMI

Sampai Pertengahan November, Pendapatan Pajak Tergolong Melebihi Target KOTA SUKABUMI NERACA Sukabumi - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor…

Percepat Implementasi, Menteri LHK Rapatkan Barisan - Usai Terima DIPA

Percepat Implementasi, Menteri LHK Rapatkan Barisan Usai Terima DIPA NERACA Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya…

Smesco Indonesia Jadi One Stop Service UKM

Smesco Indonesia Jadi One Stop Service UKM NERACA Jakarta — Kementerian Koperasi dan UKM akan menjadikan Smesco Indonesia sebagai tempat…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pemkot Sukabumi Samakan Persepsi Penyelenggaraan Pengadaan Barang dan Jasa - Percepat Perencanaan

Pemkot Sukabumi Samakan Persepsi Penyelenggaraan Pengadaan Barang dan Jasa Percepat Perencanaan NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus menggengjot…

Perbaikan 205 Rumah Tidak Layak Huni Tangsel Selesai Akhir November

Perbaikan 205 Rumah Tidak Layak Huni Tangsel Selesai Akhir November   NERACA Tangerang - Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni oleh Dinas…

Bukalapak Siap Menjadi Penyalur KUR

Bukalapak Siap Menjadi Penyalur KUR NERACA Jakarta - Marketplace kondang Bukalapak berharap bisa menjadi mitra pemerintah dalam menyalurkan Kredit Usaha…