Pemkot Tangerang-JICA Jepang Resmikan Pelican Benteng Betawi

Pemkot Tangerang-JICA Jepang Resmikan Pelican Benteng Betawi

NERACA

Tangerang - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah bersama perwakilan dari Japan International Coorporation Agency (JICA) meresmikan fasilitas layanan publik berupa jembatan, zebra cross dan pelican crossing yang berada di Jalan Benteng Betawi.

Hadir pula dalam acara peresmian tersebut pejabat dari Pemkot Tangerang, JICA, Kementerian Perekonomian dan pejabat JUTPI Phase 2.

Arief R Wismansyah di Tangerang Rabu (24/7) menjelaskan, fasilitas yang dibangun ini merupakan pilot project kerja sama antara Pemerintah Indonesia melalui Kemenko Perekonomian dan Pemerintah Jepang melalui Japan International Coorporation Agency (JICA). Sedangkan pelaksana untuk pembangunan seluruh fasilitas publik tersebut adalah Jabodetabek Urban Transpotation Policy Integration (JUTPI) phase 2.

"Selanjutnya, Pemkot Tangerang akan membangun sarana pendukung untuk lebih memaksimalkan sarana yang ada. Selain itu, project ini pun menjadi percontohan dalam penataan transportasi di Kota Tangerang kedepannya," ujar dia.

Plt Kepala Bappeda Kota Tangerang, Said Endriyatmo menambahkan, proyek percontohan berupa jembatan dan pelican crossing diharapkan akan membawa manfaat bagi masyarakat terutama yang berada di depan stasiun tanah tinggi."Apalagi di lokasi tersebut menjadi salah satu titik macet saat jam sibuk. Kehadiran fasilitas ini diharapkan bisa mengurangi kemacetan," ujar dia.

Said menambahkan, Kota Tangerang telah menjadi salah satu kota di Jabodetabek yang tumbuh menjadi kota urban dan berkembang pesat.

Sebagai kota urban, masalah yang dihadapi adalah kemacetan lalu lintas. Masalah ini pun harus dijawab oleh Pemerintah Daerah dengan penanganan berbagai cara sehingga kelancaran dapat berimplikasi pada sektor perekonomian dan sosial.

Adapun upaya penanganan ke depan yang akan dilakukan adalah sinergisitas semua pemangku kepentingan sehingga penataan infrastruktur bisa memberikan perubahan juga pada perilaku masyarakat."Ada sekitar 26 titik simpang yang telah diidentifikasi menjadi prioritas penanganan kemacetan dalam RPJMD 2019-2023," kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

Pengamat Ekonomi: Harga Avtur Berbeda, Konsekuensi Negara Kepulauan

Jakarta-Pengamat ekonomi Drajad Wibowo menilai wajar saat ini harga avtur berbeda di berbagai wilayah di Tanah Air, karena hal itu…

Komisi IV DPR Desak Pemerintah Lakukan Pemulihan Lingkungan dengan RHL

Komisi IV DPR Desak Pemerintah Lakukan Pemulihan Lingkungan dengan RHL   NERACA Jakarta - Komisi IV DPR RI dalam Rapat Kerja…

LPDB KUMKM Siap Dukung Pengembangan Usaha Primkopti Harum

LPDB KUMKM Siap Dukung Pengembangan Usaha Primkopti Harum NERACA Kendal - Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM Braman…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Hunian Milenial Lengkap dan Terjangkau di Bogor

Jakarta-Sebuah apartemen hunian milenial lengkap dengan pelayanan Smart Living yang disediakan Suwardana Park hadir di perhelatan properti terbesar nasional, Indonesia…

Pengamat Ekonomi: Harga Avtur Berbeda, Konsekuensi Negara Kepulauan

Jakarta-Pengamat ekonomi Drajad Wibowo menilai wajar saat ini harga avtur berbeda di berbagai wilayah di Tanah Air, karena hal itu…

Komisi IV DPR Desak Pemerintah Lakukan Pemulihan Lingkungan dengan RHL

Komisi IV DPR Desak Pemerintah Lakukan Pemulihan Lingkungan dengan RHL   NERACA Jakarta - Komisi IV DPR RI dalam Rapat Kerja…