14 Daftar Orang Terkaya Indonesia

14 Daftar Orang Terkaya Indonesia

Ical Terdepak, Chairul Tanjung Naik

Majalah Forbes merilis daftar Orang Terkaya di Dunia 2011, Rabu (9/3). Di antara 1.210 orang terkaya di dunia dalam daftar Forbes, sebanyak 14 pengusaha, asal Indonesia masuk dalam daftar tersebut. Antara lain, Robert Budi Hartono menjadi orang terkaya se-Indonesia dengan kekayaan US$5 miliar (Rp 43,9 triliun) bersama saudaranya, Michael Hartono, dengan kekayaan US$5 miliar (Rp 43,9 triliun).

Posisi kedua diduduki pengusaha batu bara Lock Tuck Kwong dengan kekayaan US$3,6 miliar (Rp 31,6 triliun). Pada tahun lalu, Lock Tuck Kwong berada di posisi ketujuh dalam daftar 40 orang terkaya se-Indonesia versi Forbes.

Sementara, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie tidak terdapat dalam daftar Orang Terkaya Dunia 2011. Tahun lalu, Bakrie menduduki posisi ke-10 daftar orang terkaya se-Indonesia dengan kekayaan US$2 miliar (Rp 17,5 triliun). Sedangkan, Chairul Tanjung berada di posisi ke-11 dengan kekayaan US$ 1,1 miliar (Rp 9,6 triliun). Meski posisinya naik dari tahun lalu yang hanya berada pada peringkat ke-18, kekayaan Chairul Tanjung turun dari nilai tahun 2010 yang mencapai US$ 1,25 miliar (Rp 10,9 triliun).

Berikut daftar orang terkaya Indonesia dalam majalah Forbes:R Budi Hartono (rokok,bank) : US$ 5 miliar,Michael Hartono (rokok,bank) : US$ 5 miliar,Low Tuck Kwong(batubara) : US$ 3,6 miliar,Martua Sitorus (CPO) :US$ 2,7 miliar,Peter Sondakh (investasi) : US$ 2,4 miliar,Sri Prakash Lohia (polyester) : US$ 2,1 miliar,Kiki Barki (batubara) : US$ 2 miliar,Sukanto Tanoto (diversifikasi) : US$ 1,9 miliar,Edwin Soeryadjaya (batubara) : US$ 1m6 miliar,Garibaldi Tohir (batubara) : US$ 1,5 miliar,Theodore Rachmat (batubara) : US$ 1,3 miliar,Chairul Tanjung (diversifikasi) : US$ 1,1 miliar,Murdaya Poo (diversifikasi) : US$ 1,1 miliar,Benny Subianto (batubara) : US$ 1 miliar. **ruhy

BERITA TERKAIT

CISFED: Demokrasi Aksesoris Ancaman Bagi Indonesia

CISFED: Demokrasi Aksesoris Ancaman Bagi Indonesia NERACA Jakarta - Secara umum praktik demokrasi yang berjalan saat ini sekadar demokrasi aksesoris…

Indonesia Dinilai Tak Alami Bubble Sektor Properti

      NERACA   Jakarta - CEO dan pendiri perusahaan pengembang Crown Group, Iwan Sunito, mengatakan, Indonesia tidak mengalami…

Perlunya Daftar Hitam Asuransi Cegah “Fraud” - INISIATIF PELAKU INDUSTRI ASURANSI NASIONAL

Jakarta-Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) berencana menerbitkan daftar hitam nasabah untuk mengurangi kecurangan (fraud) dalam praktik usaha perasuransian. Ini mirip…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Infrastruktur jadi Senjata Pemerintah Atasi Middle Income Trap

      NERACA   Jakarta – Indonesia digadang-gadang akan keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah atau middle income trap.…

Pariwisata Digadang-gadang Bakal jadi Penyumbang Terbesar Devisa

    NERACA   Jakarta - Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan sektor pariwisata Indonesia diproyeksikan menjadi penghasil devisa terbesar pada…

LTC Glodok Sediakan Layanan SIM dan STNK Keliling

  NERACA   Jakarta – Pusat perbelanjaan Lindeteves Trade Center Glodok (LTC Glodok) bekerjasama dengan Polda Metro Jaya mengadakan pelayanan…