Laba Bersih Medco Energi Turun 32,76%

Semester pertama 2019, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mencatatkan laba bersih US$27,86 juta, turun 32,76% secara tahunan dari US$41,44 juta pada semester I/2018. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Medco mengantongi penjualan dan pendapatan usaha lainnya senilai US$625,55 juta sepanjang Januari-Juni 2019. Nilai tersebut naik 9,37% dari US$571,96 juta pada paruh pertama tahun lalu. Roberto Lorato, CEO Medco Energi Internasional mengatakan, kinerja semester pertama menghasilkan produksi yang lebih tinggi dan EBITDA yang kuat. Hasil ini termasuk kinerja Ophir pada bulan pertama di bawah kendali Medco Energi.

Merujuk data perseroan, emiten berkode saham MEDC itu mengantongi laba kotor sebesar US$347 juta. EBITDA sebesar US$343 juta dengan margin 55%. Disebutkan, EBITDA pro forma Ophir sebesar US$450 juta, lebih tinggi 50% dari tahun sebelumnya. Segmen minyak, gas dan ketenagalistrikan menghasilkan laba bersih sebesar US$136 juta dengan laba bersih konsolidasi mencapai US$28 juta, dengan pro-forma Ophir sebesar US$41 juta.

Kata Lorato, pengintegrasian asset-asset serta organisasi Ophir berlangsung lancar dan saat ini kami terus berupaya untuk meningkatkan kombinasi portofolio Medco Energi dan Ophir. Di sisi operasional, MEDC melaporkan produksi minyak dan gas sebesar 96 mboepd, 120 mboepd pro-forma Ophir dengan biaya tunai per unit sebesar US$9,0 per barel equivalent oil.

Sementara itu, Medco Power menghasilkan penjualan daya sebesar 1.253 GWh. Anak usaha itu juga menerbitkan obligasi syariah senilai Rp850 miliar untuk pembiayaan kembali dan pengembangan. Hilmi Panigoro, Presiden Direktur Medco Energi Internasional, mengatakan kinerja operasional dan keuangan perseroan kuat.”Pengintegrasian kegiatan operasi Ophir akan terus berlanjut dan menegaskan posisi Perseroan sebagai perusahaan energi dan sumber daya alam terkemuka di Asia Tenggara,”paparnya.

BERITA TERKAIT

Link Net Gelar Audisi First Warriors di Medan

Dukung pengembangan ekosistem industri eSport, PT Link Net Tbk (LINK) dengan brand First Media menyambangi kota Medan dengan menggelar First…

Pefindo Beri Peringkat BBB+ Waskita Toll Road

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan kembali peringkat “idBBB+” kepada PT Waskita Toll Road (WSTR). Peringkat tersebut juga diberikan untuk…

Laba PT Bukit Asam Tbk Terkoreksi 24%

Di semester pertama 2019, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan laba sebesar Rp 2 triliun atau turun 24% dibandingkan perolehan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Empat Proyek Baru - TOTL Pede Target Kontrak Baru Capai Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Mengandalkan proyek-proyek pembangunan gedung dan infrastruktur lainnya, tidak menjadi kekhawatiran bagi PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL)…

Saat Ini Momentum Tepat Starup Go Public

Maraknya beberapa perusahaan starup yang mencatatkan saham perdananya di pasar modal, menjadi sentimen positif bagi perusahaan starup lainnya untuk mengikuti…

IPO Almazia Ditaksir Oversubscribed 3 Kali

NERACA Jakarta – Jelang pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas selaku penjamin emisi penawaran umum saham perdana…