Pendapatan Visi Media Asia Tumbuh 14%

Kinerja keuangan PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) di semester pertama 2019 berhasil membukukan perbaikan kinerja. Dimana pendapatan perseroan mencapai Rp 594,6 miliar atau tumbuh 14% dibandingkan dengan priode yang sama tahun lalu sebesar Rp 522,9 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (1/8).

Berkah pertumbuhan pendapatan tersebut meningkatkan EBITDA yang tumbuh 20% dari Rp25,6 miliar pada kuartal 1 2019 menjadi Rp 30,7 miliar pada kuartal 2 2019. Kata Anindya Bakri, Direktur Utama PT Visi Media Asia Tbk, langkah-langkah VIVA Group dalam memperkuat kehadirannya diranah digital akan menambah daya tarik dari VIVA Group untuk menarik para pengiklan untuk beriklan di media platform VIVA Group karena VIVA Group dapat memberikan pelayanan iklan 360 derajat, yaitu pengiklanan melalui platform TV FTA, digital serta off-air dari acara-acara Meet & Greet yang rutin diadakan oleh ANTV serta acara-acara off-air dari One Pride MMA dan One Prix.

Disampaikannya, kedepan perseroan juga akan mengembangkan konten-konten secara in-house dan joint production yang hak kepemilikan intelektualnya dimiliki perusahaan sehingga konten-konten tersebut dapat dimonetisasi diberbagai platform yang dimiliki. Berdasarkan data Nielsen selama bulan Juli 2019, beberapa program ANTV menembus 10 besar program series seluruh stasiun TV FTA di tanah air. Sebut saja program drama series Fitri dari pertama kali diluncurkan memperoleh TVR/TVS 2,9%/13,3%, Aisyah dengan TVR/TVS 3,0%/11,5%, dan beberapa program drama series lainnya. Keberhasilan ini membuat ANTV hingga saat ini kokoh Tier-1 FTA dengan TVS 11.5% untuk periode 1-31 Juli.

Keberhasilan VIVA dalam menjalankan strategi dengan memadukan TV FTA dan digital, terlihat seperti pada stasiun televisi ANTV yang dapat dinikmati melalui website www.antvklik.com. Dimana ANTV mengembangkan multi channel serupa melalui YouTube seperti Best Pesbuker, Klik Bocah, Klik Misteri. Selain juga web series seperti web series Cek Kontrakan Sebelah, web series Maya dan web series 29 Maret.

BERITA TERKAIT

Saham Bank Artos Kembali Diperdagangkan

PT Bursa Efek Indonesia membuka kembali perdagangan saham PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) di pasar reguler dan pasar tunai.…

IHSG Sepekan Kemarin Menguat 0,14%

Pekan kedua bulan September, indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami peningkatan sebesar 0,41% pada posisi 6.334,843 dari 6.308,950 pada penutupan…

Jumlah Investor di Sumut Masih Minim

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hoesen menilai perlu terus sosialisasi pasar modal di Sumatera Utara (Sumut) karena…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pieter Tanuri Tambah Porsi Saham di BOLA

NERACA Jakarta –Perkuat porsi kepemilikan saham, Pieter Tanuri menambah kepemilikan sahamnya pada PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) menjadi 23,52%…

BEI Kantongi 22 Calon Emiten Bakal Go Public

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sesumbar bakal mencatatkan 60 emiten baru sampai akhir tahun 2019 seiring dengan…

Lippo Karawaci Tunjuk Rudy Halim Jadi COO

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) resmi menunjuk Rudy Halim sebagai Chief Operating Officer (COO) yang telah efektif…