Perkumpulan CFO Club Indonesia Ditargetkan 1.000 Anggota

NERACA

Jakarta- Perkumpulan Direktur Keuangan Indonesia atau Chief Financial Officer (CFO) Club Indonesia yang secara resmi diluncurkan sejak Selasa (23/7) menargetkan jumlah kepesertaan sebanyak 1.000 anggota hingga tahun 2020. "Untuk satu tahun pertama kami menargetkan kepesertaan 1.000 Direktur Keuangan dari seluruh Indonesia," kata Ketua Umum CFO Club Indonesia Dasrul Chaniago dalam pernyataan di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Dasril mengatakan jumlah tersebut meningkat dari keanggotaan saat ini kurang lebih 300 Direktur Keuangan dari berbagai instansi, seperti perusahaan swasta nasional, maupun multinasional asing dan BUMN. Ia menambahkan forum itu tidak hanya merupakan ajang dan berbagi ilmu namun juga meningkatkan peran para CFO terhadap kemajuan bangsa dalam era Industri 4.0 dan rencana pembangunan Indonesia menuju 2045.

Sekretaris Jenderal CFO Club Indonesia Evi Afiatin menyampaikan bahwa Direktur Keuangan harus menjadi mitra pemerintah dalam perumusan kebijakan keuangan di berbagai bidang seperti perpajakan, likuiditas dan ekspor impor. Menurut Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan ini, masukan yang diberikan kepada pemerintah dapat sesuai dengan kondisi terkini secara riil di lapangan sehingga kebijakan yang dirumuskan lebih implementatif dengan kebutuhan industri.

"CFO Club Indonesia turut berperan serta dalam pembangunan sumberdaya manusia Indonesia khususnya dalam melahirkan para CFO muda yang lebih berkualitas, inovatif, mampu bersaing di kancah global dan siap menjawab tantangan era industri 4.0," ujarnya. Sebelumnya, peresmian Perkumpulan Direktur Keuangan Indonesia telah berlangsung pada Rabu (23/7) dan dihadiri oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Forum CFO Club Indonesia resmi berbadan hukum melalui Akta Pendirian Nomor 11 tertanggal 28 Februari 2019, yang dibuat oleh Jessy Darmawan S.H M.K.N, dan mendapatkan Keputusan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0002586.AH.01.07.Tahun 2019 dengan nama Perkumpulan Direktur Keuangan Indonesia.

Selain Evi Afiatin, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto dan Anggota Dewas Puspita Wulandari juga didapuk menjadi Wakil Ketua Dewan Pengawas dan anggota Dewan Pengawas CFO Club Indonesia. Jajaran pengurus diisi oleh beberapa profesional andal dan ekspratriat antara lain Ari Ashkara (Garuda Indonesia), Hariyadi Sukamdani (Apindo dan Sahid Group), Helmy Yahya (TVRI), Setio Anggoro Dewo (Trakindo Group), Nick Holder (Prudential) dan Sourabh Mishra (Indorama).

BERITA TERKAIT

Pemerintah Kabulkan Permohonan Ekstradisi dari Pemerintah Hongkong

    NERACA   Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM RI Mengabulkan Permohonan Ekstradisi dari Pemerintah Hong Kong…

Membawa Produk Daur Ulang Plastik ke Kancah Internasional

    NERACA   Jakarta - Diaspora dan Desainer Indonesia Mey Hasibuan membawa kasil karyanya yang didominasi dengan bahan sampah…

Proteindotama Cipta Pangan Ingin Tambah 325 Outlet Baru

    NERACA   Jakarta – PT Proteindotama Cipta Pangan dengan tiga brand kulinernya di kategori ayam goreng seperti C’Bezt…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Raih Juara DSSC 2019, Tiga Tim SMK Berkesempatan ke Italia

    NERACA   Jakarta - Kompetisi Dekkson SMK Sales Championship (DSSC) 2019 telah memasuki babak final akhir. Lebih kurang…

Menkumham Lantik Majelis dan Pengawas Notaris Periode 2019-2022

    NERACA   Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly melantik Majelis Pengawas Pusat…

Pameran IEAE 2019 Targetkan Nilai Transaksi US$1 Juta

    NERACA   Jakarta - Chaoyu Expo kembali akan menyelenggarakan pameran B2B (business to business) Indonesia International Electronics &…