Hartadinata Akuisisi Perusahaan E-Commerce

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pada tanggal 15 Juli 2019 menandatangani akta perjanjian penyertaan modal yang pada PT Aurum Digital Internusa (ADI). ADI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan dan jasa, salah satunya e-commerce.

Sandra Sunanto, Direktur Utama HRTA dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (17/7) mengatakan, penyertaan modal dalam PT Aurum Digital Internusa sebanyak 45 ribu saham atau dengan nilai nominal sebesar Rp 4,5 miliar. Adapun total seluruh saham ADI berjumlah 50ribu saham atau setara Rp 50 miliar. Sehingga dengan transaksi ini HRTA akan menjadikan perusahaan sebagai pemegang saham pengendali. Selain HRTA, saham ADI juga dimiliki Bony Falandri Hudi, M. Rusli, Rio, Dewi Rochyantini dan Binsar Mangatas.

Disampaikannya, jumlah modal yang dimiliki HRTA dalam PT Aurum Digital Internusa adalah sebanyak 45ribu saham atausama dengan 90% saham yang telah ditempatkan dan dikeluarkan. Transaksi ini tidak memiliki dampak yang material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha perusahaan. Hubungan kedua perusahaan juga bukan merupakan hubungan afiliasi.

Sebagai informasi, emiten produsen dan penyedia perhiasan emas ini menargetkan utilisasi produksinya menjadi 35% hingga akhir 2019. Adapun utilisasi produk HRTA baru sebesar 31,6% di tahun 2018. Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk, Sandra Sunarto mengungkapkan, saat ini yang paling rendah adalah produksi kalung, maka perseroan akan lebih fokus menggenjot produksi kalung. Dirinya menjelaskan, perusahaan lebih fokus menggenjot produksi kalung karena produksi seluruhnya menggunakan mesin sehingga tidak banyak Sumber Daya Manusia (SDM) diperlukan

BERITA TERKAIT

Investree Dorong Pemberdayaan E-Commerce

Mendekatkan diri kepada masyarakat, pionir fintech-marketplace lending di Indonesia, Investree (PT Investree Radhika Jaya) hadir di acara Pasar idEA selama…

Kejar Pertumbuhan Tertinggi di Asean - BEI Juga Bidik Perusahaan Kecil Untuk IPO

NERACA Jakarta – Berambisi menjadi industri pasar modal dengan pertumbuhan jumlah emiten tertinggi di Asean, PT Bursa Efek Indonesia (BEI)…

OJK Catat 18 Perusahaan Siap Go Public

Animo perusahaan untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal cukup tinggi tiap tahunnya. Tahun ini, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BTN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) siap mendorong pertumbuhan ekonomi di Bengkulu agar bisa lebih maju lagi, salah satunya melalui…

Kinerja Keuangan Melorot - ANJT "Kencangkan Ikat Pinggang" di Operasional

NERACA Jakarta – Terkoreksinya pencapaian kinerja keuangan PT Austindo Nusantara Tbk (ANJT) di paruh pertama tahun ini, menjadi pertimbangan emiten…

Pasar Respon Positif Nota Keuangan 2020

NERACA Jakarta – Pidato nota keuangan negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 yang disampaikan presiden Joko…