Acting in Concert Pemicu Jababeka Default

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berpotensi mengalami gagal bayar notes senilai US$ 300 juta karena terjadinya perubahan pengendali sebagaimana dimaksud dalam perjanjian terkait dengan notes yang diterbitkannya. Pasalnya salah satu pemegang sahamnya, yakni PT Imakotama Investido (Imakotama) dengan porsi 6,387% saham disebut telah bertindak secara bersama-sama dengan beberapa pemegang saham lainnya (acting in concert) memiliki suara melebihi suara yang dimiliki oleh pemegang saham yang ditentukan dalam perjanjian terkait notes tersebut.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, perseroan menyebutkan bahwa pada saat pemunggutan suara dalam RUPST KIJA tanggal 26 Juni 2019, usul Imakotama dan afiliasinya melebihi suara yang dimiliki oleh pemegang saham (Permitted Holders) yang ditentukan dalam syarat dan kondisi dari notes. Perseroan menjelaskan, kejadian ini dapat dilihat sebagaiacting in concert, yang berpotensi mengakibatkan perubahan pengendalian berdaasrkan syarat dan kondisi notes.

Lebih jauh disebutkan, dalam hal terjadinya perubahan pengendalian dalam KIJA sebagaimana dimaksud dalam syarat dan kondisi dari notes yang diterbitkan oleh Jababeka International B.V. (JIBV), anak perusahaan KIJA, yang mengacu pada hukum Amerika Serikat (US Law), maka KIJA/JIBV dalam jangka waktu 30 hari sejak terjadinya perubahan pengendalian berkewajiban untuk memberikan penawaran pembelian kepada para pemegang Notes dengan harga pembelian sebesar 101% dari nilai pokok Notes sebesar US$ 300 juta ditambah kewajiban bunga.

BERITA TERKAIT

Anak Usaha ABMM Raih Kontrak Rp 8 Triliun

Di kuartal IV 2019, PT ABM Investama Tbk (ABMM) mendapatkan kontrak kerja sama dengan PT Binuang Mitra Bersama Blok Dua…

IndoHome Gelar Grand Final eSports League

Setelah berjalan hampir satu tahun terakhir, IndiHome eSports League sampai pada babak grand final yang digelar pada 6-8 Desember 2019…

BEI Kembali Perdagangkan Saham ZBRA

PT Bursa Efek Indonesia kembali memperdagangkan saham PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) ditandai dengan dicabutnya penghentian sementara (suspensi) atas saham…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sikapi Kasus Industri Reksadana - APRDI Tekankan Pembinaan Kode Etik

NERACA Jakarta – Kasus gagal bayarnya keuntungan dari hasil produk investasi Narada Asset Manajemen kepada investor dan juga kasus yang…

Dukung Pengembangan Starup - Telkom dan KB Financial Rilis Centauri Fund

NERACA Jakarta – Sebagai salah satu langkah untuk mengembangkan bisnis digitalnya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya…

Topang Pertumbuhan Pendapatan - BEEF Diversifikasi Bisnis Logistik di 2020

NERACA Jakarta –Menunjang bisnis utama di pengolahan daging sapi, PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) merambah bisnis baru di sektor…