BEI Suspensi Saham Indo Komoditi Korpora

Lantaran terjadi penurunan harga saham yang cukup signifikan, menjadi alasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk melakukan penghentian sementara atau suspensi perdagangan efek milik PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF). sejak sesi I perdagangan, Selasa. Informasi tersebur disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (16/7).

Dalam rangka cooling down, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdgangan saham INCF. Adapun, suspensi saham INCF dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar dalam mepertimbangkan secara matang setiap pengambilan keputusan investasinya.

Dengan demikian, BEI mengimbau agar para pihak yang berkepentingan selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan. Berdasarkan data Bloomberg, saham INCF anjlok dalam 3 hari perdagangan yakni pada 11 Juli-13 Juli 2019. Pada 11 Juli 2019, INCF terkoreksi 64 poin atau 25% dari level harga Rp256 ke level Rp192.

Pada 12 Juli 2019, INCF kembali turun signifikan 67 poin atau -34,9% ke level Rp125 per saham. INCF kembali merosot 43 poin atau -34,4% ke levevl Rp82 per saham pada akhir perdagangan 13 Juli 2019. INCF telah melorot 88,53% dari level harga tertinggi sepanjang tahun berjalan 2019 yakni Rp715 per saham yang terbentuk pada 15 April 2019.

BERITA TERKAIT

Lagi, Bank Mandiri Kurangi Porsi Saham di MAGI

NERACA Jakarta – Kurangi porsi saham di PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) bakal…

BEI Fasilitas 42 Emiten Public Expose

Perkembangan teknologi dan ekonomi digital memberikan potensi besar bagi kemajuan pasar modal Indonesia. Memanfaatkan perkembangan teknologi digital, pada tahun ini…

Harita Bakal Lepas Saham CITA ke Glencore

PT Harita Jayaraya, pemegang saham pengendali PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) sedang menjajaki rencana untuk menjual saham minoritas kepada…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bidik Dana di Pasar Rp 2 Triliun - Lagi, Jasa Marga Bakal Terbitkan Obligasi

NERACA Jakarta – Sukses menggalan dana di pasar lewat program dana investasi infrastruktur (Dinfra), memacu PT Jasa Marga (Persero) Tbk…

Bangun Plant Baru - Wika Beton Tambah Capex Jadi Rp 779 Miliar

NERACA Jakarta – Rencana pemindahan Ibu Kota negara ke Kalimantan memberikan dampak terhadap potensi proyek infrastruktur. Maka memanfaatkan hal tersebut,…

Perluas Pasar, FWD Life Gandeng K-Link

Dalam rangka perluas penetrasi pasar asuransi, PT FWD Life Indonesia (FWD Life) sebagai salah satu pelopor asuransi jiwa digital di…