Saham Trikomsel Masuk Pengawasan BEI

Lantaran terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham di luar kebiasaan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati pergerakan saham PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) atau masuk dalam kategori unusual market activity (UMA),”Sehubungan dengan terjadinya unusual market activity atas saham TRIO tersebut, perlu kami sampaikan bahwa BEI saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,"kata Lidia M. Panjaitan, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi dan Irvan Susandy, Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa. Investor pun perlu mencermati kinerja emiten dan keterbukaan infomasinya. BEI pun mengimbau investor untuk mengkaji kembali rencana aksi korporasi emiten apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan rapat umum pemegang saham. Terakhir, BEI mengimbau investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Pada akhir pekan, harga saham TRIO naik 24,54% ke Rp 274 per saham. Dalam sepekan terakhir, harga saham TRIO melonjak 309% atau lebih dari empat kali lipat ketimbang Kamis pekan lalu yang masih ada di Rp 67 per saham. Di kuartal pertama 2019, TRIO mencatat kerugian bersih Rp 3,28 miliar.Kondisi berbalik dibandingkan priode yang sama tahun lalu masih mencetak laba sebesar Rp 48,58 miliar.

Selain akibat penurunan pendapatan, kerugian ini berasal dari beban keuangan TRIO yang melonjak hingga 50% menjadi Rp 14 miliar. Selain itu, pada kuartal pertama 2018 lalu TRIO mencatatkan pendapatan lain-lain bersih Rp 97,93 miliar, jauh lebih tinggi daripada pendapatan lain-lain bersih periode yang sama tahun ini sebesar Rp 10,98 miliar.

BERITA TERKAIT

Lagi, Bank Mandiri Kurangi Porsi Saham di MAGI

NERACA Jakarta – Kurangi porsi saham di PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) bakal…

BEI Fasilitas 42 Emiten Public Expose

Perkembangan teknologi dan ekonomi digital memberikan potensi besar bagi kemajuan pasar modal Indonesia. Memanfaatkan perkembangan teknologi digital, pada tahun ini…

Anggaran Pindah Ibukota Tak Masuk APBN 2020

  NERACA Jakarta -  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pemerintah belum mengandalkan belanja negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bidik Dana di Pasar Rp 2 Triliun - Lagi, Jasa Marga Bakal Terbitkan Obligasi

NERACA Jakarta – Sukses menggalan dana di pasar lewat program dana investasi infrastruktur (Dinfra), memacu PT Jasa Marga (Persero) Tbk…

Bangun Plant Baru - Wika Beton Tambah Capex Jadi Rp 779 Miliar

NERACA Jakarta – Rencana pemindahan Ibu Kota negara ke Kalimantan memberikan dampak terhadap potensi proyek infrastruktur. Maka memanfaatkan hal tersebut,…

Perluas Pasar, FWD Life Gandeng K-Link

Dalam rangka perluas penetrasi pasar asuransi, PT FWD Life Indonesia (FWD Life) sebagai salah satu pelopor asuransi jiwa digital di…