Kapitalisasi Pasar Sepekan Tumbuh 0,46%

NERACA

Jakarta – PT Bursa Efek Indonesi (BEI) dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyebutkan, nilai kapitalisasi pasar selama sepekan kemarin mengalami peningkatan sebesar 0,46% menjadi Rp7.301,889 triliun dari Rp7.268,404 triliun pada penutupan pekan lalu. Sementara itu perubahan terjadi pada indeks harga saham gabungan (IHSG) yang berada pada level 6.373.345 atau mengalami koreksi sebesar 0,002% dari 6.373,477 pada pekan lalu.

Untuk rata-rata volume transaksi harian BEI mengalami penurunan 7,82% menjadi 16.848 miliar unit saham dari 18,278 miliar unit saham pada pekan lalu. Selanjutnya untuk rata-rata frekuensi transaksi harian BEI pekan kemarin juga mengalami koreksi sebesar 1,71% menjadi 475,950 ribu kali transaksi dari 484,227 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya dan untuk rata-rata nilai transaksi harian BEI mengalami perubahan sebesar 1,64% menjadi 7,928 triliun dari 8,060 triliun pada pekan sebelumnya.

Sepanjang tahun 2019, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp71,988 triliun dan investor asing pada kemarin mencatatkan jual bersih sebesar Rp355,20 triliun. Selain itu, BEI juga mencatat total emisi Obligasi dan Sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2019 adalah 57 emisi dari 39 perusahaan tercatat senilai Rp63,35 triliun. Dengan seluruh pencatatan tersebut, maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 401 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp434,07 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 119 perusahaan tercatat.

Sementara Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 100 seri dengan nilai nominal Rp2.544,69 Triliun dan US$ 400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp8,80 triliun. Kemudian sepekan kemarin, BEI juga mencatat sebelas perusahaan di pasar modal. Diawali pada Senin (8/7), tiga perusahaan yaitu PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV), PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) dan PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE), ketiganya resmi menjadi perusahaan tercatat ke-22, ke-23 dan ke-24 pada tahun 2019.

Pada hari berikutnya Selasa (9/7), PT Eastparc Hotel Tbk (EAST), PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE), PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) secara berurutan menjadi perusahaan tercatat ke-25, ke-26, ke-27 dan ke-28. Selanjutnya, pada Rabu (10/7) PT Inocycle Technology Indonesia Tbk (INOV) dan PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA), keduanya menjadi emien ke-29 dan ke-30 pada tahun 2019. Kemudian, pada Kamis (11/7) PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) ke-31 dan pada akhir pekan Jumat (12/7) PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT) menjadi perusahaan tercatat ke-32 pada 2019.

BERITA TERKAIT

Pasar Respon Positif Nota Keuangan 2020

NERACA Jakarta – Pidato nota keuangan negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 yang disampaikan presiden Joko…

Kapitalisasi Pasar Sepekan Tumbuh 0,08%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat selama sepekan, data indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami peningkatan sebesar…

BEI Perbanyak Sekolah Pasar Modal di DIY

NERACA Jakarta – Perkuat basis investor lokal guna menjaga ketahanan pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus melakukan sosialisai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pangkas Beban Utang - Waskita Karya Divestasi Bisnis Lima Ruas Tol

NERACA Jakarta – Besarnya beban utang yang ditanggung PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dalam ekspansi bisnis di jalan tol, menjadi…

Ubah Toko Jadi Lifestye Mall - Ramayana Pede Raih Pendapatan Rp 8,85 Triliun

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan bisnis di tengah ketatnya persaingan bisnis, PT Ramayana Lestari Santosa Tbk (RALS) sebagai emiten ritel…

Penuhi Kebutuhan Belanja Modal - Bank Permata Beri Pinjaman Anak Usaha TOWR

NERACA Jakarta –Danai kebutuhan belanja modal dan ekspansi bisnisnya, PT Iforte Solusi Infotek yang merupakan anak usaha PT Sarana Menara…