Kerjasama KiosTix dan Prasetiya Mulya Garap Industri Hiburan

NERACA

Jakarta - KiosTix bekerjasama dengan Universitas Prasetiya Mulya menyelenggarakan Ruang Diskusi bertajuk “Event Creation & Effective Event Marketing Through Social Media, Rabu (10/7). Selain dari KiosTix, pemateri berasal dari akademisi dan juga praktisi event creator yang sukses menyelenggarakan konser musik, Meranoia Festival.

Menurut VP Sales & Partnership KiosTix, Andhika Soetalaksana, semua orang butuh hiburan. Sehingga event musik dan olahraga akan selalu diminati dan akan selalu berkembang. Event pun menjadi salah satu bagian dari MICE yang menarik para investor. “Berinvestasi dalam industri event termasuk ticketing, pun, menjadi pilihan yang strategis bagi investor. Namun, tambang emas investasinya adalah membangun komunitas. Saat kita membangun komunitas, mereka akan mendukung event kita. Ruang Diskusi selain untuk edukasi, juga membangun komunitas,” ujar Andhika.

Salah satu komunitas yang yang dibidik KiosTix adalah milenial khususnya yang memilik hobi berkumpul dan nonton bareng. Pada kesempatan yang sama, Faculty Member Prasetiya Mulya, Hanesman Alkhair mengatakan Ruang Diskusi ini sangat penting bagi mahasiswa S1 Event di Universitas Prasetiya Mulya. Karena salah satu syarat kelulusan, mahasiswa harus menyelenggarakan sebuah event.

“Prasetiya Mulya merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang mempunyai jurusan S1 Event. Sejak dibuka tahun 2015, kami ingin menciptakan anak-anak muda menjadi destination orchestrator di daerah asal mereka,” kata Hanesman. Ia berharap mahasiswanya dapat membuat event di daerah dengan menyatukan stakeholders seperti UMKM, pariwisata, komunitas, pemerintah daerah dan sponsor. Jika saat ini mahasiswa belajar dari para praktisi, maka kelak dapat menjadi salah satu kontributor peningkatan pertumbuhan ekonomi di daerah.

Andhika kemudian membagikan pengalaman KiosTix dalam mengelola event yang sukses dan profit. “KiosTix ingin berbagi pengalaman dan menularkan ilmu-ilmu kepada teman-teman yang ingin terjun ke dunia industri event, baik itu event musik, olahraga, atraksi, dan hiburan lainnya,” ujar Andhika. Ia kemudian memaparkan bagaimana membuat manajemen event, mulai dari ide, membuat anggaran, memilih artis, memasarkan, sampai mengelola keamanannya.

Hasyim Arif selaku Project Officer Maranoia Festival mengatakan, ide awal Maranoia Festival adalah bagaimana orang-orang datang ke festival musik untuk nyanyi bareng bertema cinta, bukan hanya untuk menonton penyanyi idolanya. “Kami putuskan membuat festival musik yang mempunyai garis benang cinta, makanya artis-artis yang mengisi acara juga adalah mereka yang dikenal sebagai penyanyi bertema lagu-lagu cinta,” kata Hasyim Arif.

BERITA TERKAIT

Teknologi Sambung Rambut Tanpa Bahan Kimia, Hisato Ciptakan Volume +

    NERACA   Jakarta – Teknologi penyambungan rambut yang dahulu masih mengandalkan bahan kimia, bisa menyebabkan kerontokan pada rambut.…

Smelter Belum Bisa Olah Ore Kadar Rendah?

  NERACA   Jakarta - Larangan ekspor ore nikel yang akan berlaku awal tahun 2020 rupanya menyisakan kekhawatiran dari sejumlah…

Pembayar Pajak Terbesar, Bhinneka.Com Terima Penghargaan dari DJP

    NERACA   Jakarta - PT Bhinneka Mentaridimensi (Bhinneka.Com), B2B2B Business Super-Ecosystem, kembali memperoleh apresiasi dari Direktorat Jenderal Pajak…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Integrasikan Transportasi, KAI dan MRT Joint Venture

      NERACA   Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT MRT Jakarta (Perseroda) membentuk perusahaan patungan…

Neraca Pembayaran Diperkirakan Surplus US$1,5 Miliar

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) memperkirakan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada akhir tahun ini akan berbalik…

Transformasi Jabatan Eselon Rampung Juni 2020

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menargetkan proses transformasi jabatan struktural eselon III, IV, dan V ke jabatan fungsional…