Tim Mahasiswa UI Berhasil Raih Juara Umum Kompetisi Bisnis Se ASEAN dan China

NERACA

Jakarta - Enam mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berhasil meraih juara umum dalam kompetisi bisnis yang diadakan oleh Institute of Chartered Accountants in England and Wales (ICAEW) di Singapura, beberapa waktu lalu. Kompetisi tahunan ICAEW diikuti oleh 12 tim dari lembaga pendidikan tinggi yang berasal dari beberapa negara seperti China, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Singapura dan Vietnam.

Kompetisi ICAEW yang dimulai sejak 2015 menghadirkan mahasiswa terbaik dari seluruh Asia Tenggara dan Cina untuk berkompetisi menganalisa kasus bisnis nyata dan mempresentasikan solusi inovatif kepada panelis juri. Bersaing dengan mahasiswa dari negara lain, tim Six Packs dari Universitas Indonesia (UI) dinilai sebagai tim yang memiliki keterampilan analitis dan ketajaman bisnis, serta presentasi terbaik sehingga layak untuk mendapatkan gelar juara umum.

Ketua tim Six Packs, Losania Vernanda Hedianto merasa bahagia karena tim nya bisa medapatkan juara umum di kompetisi bisnis ICAEW. Ini menjadi kedua kalinya tim dari UI menjadi juara umum. “Kami sangat bangga menjadi Juara Umum Regional kompetisi ini. Kami telah mendapatkan bimbingan berharga dari para pemuka profesi akuntansi, bisnis, dan keuangan di kawasan ini. Pertukaran wawasan dan persahabatan dengan rekan-rekan dari negara lain juga menjadi pengalaman tak ternilai bagi kami,” katanya dalam wawancara kepada media di Jakarta, kemarin.

Ia menjelaskan bahwa tim nya berhasil memberikan jawaban yang baik dan out of the box terkait dengan pertanyaan juri soal mengatasi masalah perusahaan manufaktur di Inggris yang ingin melakukan ekspansi dan meningkatkan profit. “Juri menilai ide yang kami tawarkan out of the box dan juga pengemasan dalam materi yang menarik dan juga strategi kita juga dianggap baik dan relevan,” kata Losania didampingi dengan lima teman lainnya.

Pasca kemenangan ini, Losania berserta dengan tim nya mendapatkan kesempatan untuk jalan-jalan ke London, Inggris. Selama perjalanan empat hari tiga malam ini, seluruh biaya dan uang saku ditanggung oleh ICAEW. Tak sekedar jalan-jalan, disana mereka juga akan mengunjungi kantor pusat ICAEW, Chartered Accountants Hall, yang merupakan salah satu ikon kota untuk bertemu dengan Presiden ICAEW dan para petinggi ICAEW lainnya.

Salah satu Dosen yang ikut membimbing tim Six Packs adalah Teguh Iman Maulana. Dosen di UI ini menjelaskan UI sudah 5 tahun turut serta mengikuti kompetisi binsis ICAEW yang mana dua diantaranya menjadi juara umum tingkat regional. “Jadi memang kami mempersiapkannya dengan matang mulai dari tingkat penyaringan di lingkungan UI, mendampingi di level nasional hingga regional. Kami memang membawa mahasiswa tingkat 3 dan 4 agar sudah mempunyai teknik dasar dan paham akan persoalan,” jelasnya.

Head of Indonesia ICAEW, Deny Poerhadiyanto mengatakan seluruh pengalaman dan kesempatan yang diperoleh selama kompetisi tentu menjadi bekal positif bagi para mahasiswa dalam mendapatkan karir yang gemilang. Berbekal sertifikasi berstandar internasional, pengalaman dibimbing para profesional, serta kesempatan menjalin networking dengan petinggi perusahaan, menjadikan mahasiswa peserta kompetisi memiliki nilai lebih di mata perusahaan.

Selain kompetisi bisnis yang diadakan setiap tahun, ICAEW juga mengadakan berbagai kegiatan lain yang dapat diikuti oleh mahasiswa. Salah satunya yaitu Experiential Learning Program (ELP), sebuah program belajar selama dua minggu yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara untuk mencapai sertifikasi internasional ICAEW.

BERITA TERKAIT

RedComm Indonesia Raih Emas di Campaign Asia's Award of the Year

NERACA Jakarta - RedComm Indonesia (RedComm) yang berbasis di Jakarta menandai pencapaiannya sebagai agensi independen di Indonesia yang memenangkan medali…

Dunia Usaha Berharap Banyak dengan Omnibus Law

      NERACA   Jakarta - Kamar Dagang dan Industri Indonesia atau Kadin menyebutkan bahwa para pelaku usaha dan…

Atasi Defisit BPJS Kesehatan, Menkes Tawarkan Tiga Alternatif

    NERACA   Jakarta - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menawarkan tiga alternatif untuk mengatasi permasalahan defisit anggaran Badan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

RedComm Indonesia Raih Emas di Campaign Asia's Award of the Year

NERACA Jakarta - RedComm Indonesia (RedComm) yang berbasis di Jakarta menandai pencapaiannya sebagai agensi independen di Indonesia yang memenangkan medali…

Dunia Usaha Berharap Banyak dengan Omnibus Law

      NERACA   Jakarta - Kamar Dagang dan Industri Indonesia atau Kadin menyebutkan bahwa para pelaku usaha dan…

Atasi Defisit BPJS Kesehatan, Menkes Tawarkan Tiga Alternatif

    NERACA   Jakarta - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menawarkan tiga alternatif untuk mengatasi permasalahan defisit anggaran Badan…