BRI Bantu Pinjaman Lunak 4.000 UMKM

NERACA

DEPOK – Bank BRI Cabang Depok memberikan pinjaman lunak kepada 4.000 Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di Kota Depok. Adapun pengucuran dana itu sebagai bentuk kepedulian BRI terhadap UMKM. "Sudah 4.000 UMKM di Kota Depok kami bantu dengan pinjaman lunak,” kata Founding Officer BRI Cabang Depok, Herman Wahyudi di Depok,29/3

Menurut Herman, umumnya pelaku usaha yang mendapatkan kucuran kredit adalah kelas menengah ke bawah. Mereka menerima kucuran kredit karena persyaratan yang diberikan mudah. Di antaranya hanya memerlukan surat keterangan usaha dari kelurahan dan bunga flat 6% per tahun. Kemudian juga pihaknya memberikan pendampingan sehingga para pelaku usaha mengalami pengembangan usaha. “Kami terus membuka peluang bagi UMKM yang ingin mengajukan kredit, setiap tahun yang menerima kucuran dana bertambah. Memang persyaratan yang kami berikan tidak membebani para pelaku usaha " tambahnya

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad, menjelaskan, CSR (Coorporate Social Responsibility) dan PKBL (Program Kemitraan Bina Lingkungan) merupakan peran serta kalangan dunia usaha dari BUMN dan swasta dalam mendukung pelaksanaan program-program pembangunan pemerintah. Dan salah satu bentuk program kemitraan untuk peningkatan kemampuan usaha kecil serta pemberdayaan kondisi sosial dan lingkungan masyarakat.

“Dari kondisi yang ada saat ini program CSR dan PKBL selama ini berjalan secara sporadis yang telah dilaksanakan lebih berdasar kepada keinginan dari pihak perusahaan sebagai donatur dan tidak mengacu kepada dokumen-dokumen perencanaan di antaranya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kota. Efektivitas dan optimalisasi pelaksanaan CSR dan PKBL perlu dilaksanakan,” tegas Idris.BRI Bantu Pinjaman Lunak 4.000 UMKM

DEPOK – Bank BRI Cabang Depok memberikan pinjaman lunak kepada 4.000 Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di Kota Depok. Adapun pengucuran dana itu sebagai bentuk kepedulian BRI terhadap UMKM. "Sudah 4.000 UMKM di Kota Depok kami bantu dengan pinjaman lunak,” kata Founding Officer BRI Cabang Depok, Herman Wahyudi di Depok,29/3

Menurut Herman, umumnya pelaku usaha yang mendapatkan kucuran kredit adalah kelas menengah ke bawah. Mereka menerima kucuran kredit karena persyaratan yang diberikan mudah. Di antaranya hanya memerlukan surat keterangan usaha dari kelurahan dan bunga flat 6% per tahun. Kemudian juga pihaknya memberikan pendampingan sehingga para pelaku usaha mengalami pengembangan usaha. “Kami terus membuka peluang bagi UMKM yang ingin mengajukan kredit, setiap tahun yang menerima kucuran dana bertambah. Memang persyaratan yang kami berikan tidak membebani para pelaku usaha " tambahnya

Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Idris Abdul Shomad, menjelaskan, CSR (Coorporate Social Responsibility) dan PKBL (Program Kemitraan Bina Lingkungan) merupakan peran serta kalangan dunia usaha dari BUMN dan swasta dalam mendukung pelaksanaan program-program pembangunan pemerintah. Dan salah satu bentuk program kemitraan untuk peningkatan kemampuan usaha kecil serta pemberdayaan kondisi sosial dan lingkungan masyarakat.

“Dari kondisi yang ada saat ini program CSR dan PKBL selama ini berjalan secara sporadis yang telah dilaksanakan lebih berdasar kepada keinginan dari pihak perusahaan sebagai donatur dan tidak mengacu kepada dokumen-dokumen perencanaan di antaranya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kota. Efektivitas dan optimalisasi pelaksanaan CSR dan PKBL perlu dilaksanakan,” tegas Idris.

Related posts