Japfa Investasikan Dana Rp 600 Miliar - Bangun Pabrik Pakan Ternak

NERACA

Jakarta – Dalam rangka ekspansi bisnisnya, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) meresmikan pabrik pakan ternak baru yang menelan investasi sebesar Rp600 miliar. Peresmian pabrik dilakukan lewat anak usahanya PT Indojaya Agrinusa (Indojaya). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Adapun, Indojaya memiliki pabrik baru yang berlokasi di Kawasan Industri Modern 4, Deli Serdang, Sumatra Utara diresmikan oleh Wakil Bupati Deli Serdang, H. M. Ali Yusuf Siregar. Perseroan mengucurkan investasi untuk ekspansi tersebut sebesar Rp600 miliar.

Vice President, Head of Feed Operation Unit Medan & Padang, Anwar Tandiono mengatakan bahwa melalui perluasan pabrik di area Kawasan Industri Modern tersebut mencerminkan komitmen yang kuat untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Indonesia. Saat ini kapasitas produksi pabrik sebesar 20.000 ton per bulan, nantinya pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi maksimal sebesar 40.000 ton per bulan.

Di area yang sama juga sedang dilakukan proses pembangunan Pabrik Pakan Ikan dan Udang yang memiliki kapasitas produksi pakan ikan apung sebesar 9.500 ton per bulan, pakan ikan tenggelam sebesar 2.000 ton per bulan, dan pakan udang sebesar 700 ton per bulan.”Demi menghasilkan produk pakan terbaik dan terpercaya bagi para pelanggan dan mitra peternak, kami secara konsisten terus melakukan penelitian dan pengembangan teknologi nutrisi dan pakan, yang sesuai dengan iklim tropis di Indonesia,”kata Anwar.

Dalam kesempatan tersebut, Dia menyampaikan bahwa peresmian pabrik baru Indojaya ini merefleksikan dan menegaskan komitmen perseroan untuk terus membantu pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan, khususnya dalam membantu menyediakan pasokan protein hewani yang berkualitas dengan harga terjangkau.

PT Indojaya Agrinusa merupakan salah satu anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk yang bergerak dalam bidang agribisnis, dengan memiliki lini kegiatan produksi pakan ternak, pembibitan ayam dan Kemitraan budidaya ayam broiler (pedaging), serta budidaya perairan. Dalam menjalankan operasinya, Indojaya melakukan kegiatan produksi yang ramah lingkungan dan kepedulian terhadap pengembangan masyarakat.

BERITA TERKAIT

DPRD‎ Depok "Hanya" Setujui APBD Perubahan 2019 Rp3,7 Triliun - Punya Potensi Dana SILPA 2018 Rp‎765,6 Miliar

DPRD‎ Depok "Hanya" Setujui APBD Perubahan 2019 Rp3,7 Triliun Punya Potensi Dana SILPA 2018 Rp‎765,6 Miliar NERACA Depok - ‎DPRD…

BPPT Kumpulkan PNBP Mencapai Rp100 miliar

  NERACA Jakarta - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Pusat Layanan Teknologi (Pusyantek) telah melampaui target Penerimaan Negara…

Targetkan Listing Awal September - Bhakti Agung Bidik Dana IPO Rp 335,5 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun bisnis properti lesu, hal tersebut tidak menyurutkan rencana PT Bhakti Agung Propertindo Tbk untuk go public.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BTN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) siap mendorong pertumbuhan ekonomi di Bengkulu agar bisa lebih maju lagi, salah satunya melalui…

Kinerja Keuangan Melorot - ANJT "Kencangkan Ikat Pinggang" di Operasional

NERACA Jakarta – Terkoreksinya pencapaian kinerja keuangan PT Austindo Nusantara Tbk (ANJT) di paruh pertama tahun ini, menjadi pertimbangan emiten…

Pasar Respon Positif Nota Keuangan 2020

NERACA Jakarta – Pidato nota keuangan negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 yang disampaikan presiden Joko…