YLK Sumsel Dorong BBPOM Tingkatkan Razia Obat Ilegal

YLK Sumsel Dorong BBPOM Tingkatkan Razia Obat Ilegal

NERACA

Palembang - Yayasan Lembaga Konsumen (YLK) Sumatera Selatan (Sumsel) mendorong Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) meningkatkan razia peredaran obat dan kosmetika ilegal atau tidak sesuai aturan dan berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

"Peredaran obat dan kosmetika yang tidak sesuai ketentuan serta tidak layak digunakan masyarakat masih banyak ditemukan di pasaran, kondisi ini memerlukan perhatian pihak berwenang menertibkannya," kata Ketua YLK Sumsel,Hibzon Firdaus, di Palembang, Jumat (5/7).

Ia menegaskan bahwa razia yang dilakukan pihak BBPOM bersama Dinas Kesehatan Palembang untuk mengecek dan menertibkan peredaran obat dan kosmetika di pasaran perlu lebih gencar lagi.

Menurut dia, melajutkan kegiatan razia produk makanan dan minuman tidak layak dikonsumsi oleh masyarakat pada saat bulan puasa Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1440 Hijriah dalam sebulan terakhir, dengan merazia produk obat dan kosmetika, merupakan langkah yang tepat dan perlu didukung semua pihak dan lapisan masyarakat.

Razia produk obat dan makanan yang tidak sesuai ketentuan di pasar tradisional, pertokoan dan pusat perbelanjaan modern, katanya, harus lebih intensif untuk memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.

Dengan pengawasan dan penertiban yang lebih intensif oleh pihak berwenang, katanya, diharapkan dapat mencegah beredarnya produk makanan, obat, kosmetika dan barang lainnya yang tidak layak dikonsumsi atau digunakan masyarakat.

Selain itu, kata Hibzon Firdaus, juga dapat mempersempit ruang gerak pelaku usaha atau produsen dan pedagang yang mencoba memasarkan produk yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Sementara sebelumnya, Kepala BBPOM Palembang Hardaningsih menjelaskan pihaknya rutin melakukan pemantauan di lapangan untuk mencegah beredarnya produk obat, makanan dan minuman kedaluwarsa serta mengandung bahan kimia berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, kata dia, diharapkan dapat melindungi masyarakat dari berbagai produk obat dan makanan yang tidak layak dikonsumsi. Ant

BERITA TERKAIT

Kebijakan Diskon Rokok Dinilai Hambat Visi Pemerintah Tingkatkan SDM Unggul

NERACA Jakarta – Pemerintah Indonesia memiliki visi membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga dapat menjadi pondasi dalam meningkatkan perekonomian…

Energy Watch: Saatnya Dorong Peningkatan Pelayanan PLN

    NERACA   Jakarta - Upaya PLN untuk mengaktifkan kembali aliran listrik setelah 6 jam padam dipandang Direktur Eksekutif…

Aturan yang Kondusif Dorong Peningkatan Ekspor Pertanian

      NERACA   Jakarta - Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian (Pusdatin) Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat kinerja ekspor…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

PKB Harus Adaptif Terhadap Perkembangan Zaman

PKB Harus Adaptif Terhadap Perkembangan Zaman NERACA Jakarta - Pasca pelaksanaan muktamar di Nusa Dua, Bali, Partai Kebangkitan Bangsa dinilai…

Lebih Meriah, Gelaran Kedua ISSOM Night Race 2019

Lebih Meriah, Gelaran Kedua ISSOM Night Race 2019 NERACA Jakarta - Sukses digelar pertama kali pada tahun lalu, Event bergengsi…

Sekretariat Dewan Berikan Sosialisasi Pelantikan 35 Anggota DPRD Sukabumi Terpilih - BJB Cabang Sukabumi Siap Melayani Dewan

Sekretariat Dewan Berikan Sosialisasi Pelantikan 35 Anggota DPRD Sukabumi Terpilih  BJB Cabang Sukabumi Siap Melayani Dewan NERACA Sukabumi - Sekretariat…