Properti di Indonesia Bakal Meningkat Pascapemilu

Properti di Indonesia Bakal Meningkat Pascapemilu

NERACA

Jakarta - CEO Crown Group (pengembang properti di Australia) Iwan Sunito mengatakan bisnis properti di Indonesia memang sedang menunjukkan perlambatan kinerja pertumbuhannya tetapi diyakini akan meningkat pascapemilu.

"Properti di Indonesia memang lamban pertumbuhannya, namun sesudah pemilu ini biasanya meningkat," kata Iwan Sunito dikutip dari Antara di Jakarta, Senin (1/7).

Menurut Iwan, peningkatan terhadap bisnis properti turut didukung dengan dihapuskannya pajak PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) untuk hunian yang dijual di bawah Rp30 miliar. Selain itu, ujar dia, potensi peningkatan properti akan semakin besar ketika pemerintah atau pihak pengembang properti mengutamakan amenitas.

"Saat ini terjadi pergerakan besar terutama pada pertumbuhan penduduk yang memiliki kebutuhan kenyamanan tinggi terutama di tengah kota," kata Iwan mengenai salah satu faktor yang dapat membuat bisnis properti meningkat.

Iwan mengatakan konsep kenyamanan untuk komunitas dalam sebuah hunian harus diutamakan dibandingkan kemewahan terutama bagi generasi milenial sebagai pembeli potensial.

Pria yang lahir di Surabaya itu mencontohkan kehadiran co-working space di apartemen berkonsep water front yang akan dibangunnya 2020 di Ancol Jakarta. Water front merupakan konsep hunian yang langsung menghadap laut contohnya seperti yang sudah diterapkan di Dubai, Uni Emirat Arab.

"Ini proyek katalis, tapi saya yakin akan banyak yang mencontoh dan bisa meningkatkan pertumbuhan properti di Indonesia," kata pria yang pernah dinobatkan oleh Southern Courier sebagai orang yang paling berpengaruh di Sydney.

Sebelumnya, bisnis properti di Indonesia dalam kondisi yang pertumbuhan yang lambat. Berdasarkan data BI (Bank Indonesia) pada kuartal I 2019 bisnis ini mengalami peningkatan sebesar 0.1 persen melambat dari kuartal sebelumnya sebesar 0.62 persen.

Dukung Kebijakan Relaksasi PPnBM

Kemudian Iwan Sunito mendukung kebijakan relaksasi PPnBM (Pajak Penjualan atas Barang Mewah) untuk meningkatkan penjualan properti di Indonesia."PPnBM sangat bagus ya, tapi menurut saya yang paling penting pengurangan atau subsidi suku bunga," kata Iwan Sunito.

Menurut dia, suku bunga yang kecil akan menarik investor terutama untuk 'first home buyer' yang baru mengincar properti hunian. Selain subsidi suku bunga, pria yang sudah menggeluti bisnis properti selama 23 tahun itu mengatakan pembangunan rumah di tengah kota juga perlu ditingkatkan.

"Pemerintah harusnya membangun perumahan di tengah kota karena secara ekologi itu tidak perlu membangun lagi infrastruktur," kata Iwan.

Selain ekologi, Iwan mengatakan faktor lainnya ada faktor ekonomi. Kehadiran proyek hunian tengah kota setidaknya mempermudah pihak pengembang lewat banyaknya sarana pendidikan dan fasilitas umum. Ia mencontohkan kehadiran MRT (Mass Rapid Transportation) di Jakarta dinilai strategis karena mendukung ekonomi penghuni perkotaan untuk akomodasi dan mudah untuk menjangkau kebutuhan ekonomi lainnya seperti pusat edukasi dan perbelanjaan.

Iwan Sunito merupakan pemilik dan CEO Crown Group yang merupakan perusahaan properti berpengaruh di Australia selama 23 tahun. Pria yang dinobatkan sebagai orang berpengaruh di Sydney oleh media Australia Southtern Courier saat ini mengembangkan ekspansi propertinya ke Indonesia dengan menggandeng Ancol sebagai mitranya untuk membangun apartemen berkonsep 'waterfront' pada 2020. Mohar

BERITA TERKAIT

Payoneer Dukung UMKM di Indonesia dan Dunia

Hadirnya financial technology (fintech) memberikan banyak peluang bagi bisnis untuk berkembang secara global karena adanya kemudahan, seperti transaksi lintas negara…

ExRaya Jadi Bursa Kripto Pertama Indonesia yang Memproduksi Koinnya Sendiri

ExRaya Jadi Bursa Kripto Pertama Indonesia yang Memproduksi Koinnya Sendiri NERACA Jakarta - Ditujukan ke Asia Tenggara, yang mana minat…

Juli, Penjualan Semen Indonesia Naik 78,8%

NERACA Jakarta – Meskipun industri semen dalam negeri masih terjadi oversuplai, namun penjualan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk pada Juli…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Pembangunan Infrastruktur di Tangerang Picu Pertumbuhan Properti

Pembangunan Infrastruktur di Tangerang Picu Pertumbuhan Properti   NERACA Jakarta - Analis properti, Anton Sitorus melihat maraknya pembangunan infrastruktur transportasi di…

Sebanyak 206.500 Unit Rumah Tak Layak Masuk Program Bedah

Sebanyak 206.500 Unit Rumah Tak Layak Masuk Program Bedah   NERACA Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus…

Pengembang Gandeng Institusi Pendidikan Pasarkan Apartemen

Pengembang Gandeng Institusi Pendidikan Pasarkan Apartemen NERACA Bogor - PT Emesen Property, pengembang Apartemen La Montana di Kota Bogor, Jawa…