Tiga Pilar Rencanakan Private Placement

Permasalahan hukum yang melanda PT Tiga Pilar Sejahtera Food (Perseroan) Tbk (AISA) belum menyurutkan aksi korporasi persoan. Teranyar, perseroan berencana melakukan private placement. Jumlah saham yang akan diterbitkan 1,57 miliar dengan nilai Rp 200 per saham. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Private placement adalah penerbitan saham baru yang oleh perusahaan yang penjualannya tanpa melalui transaksi reguler di bursa saham. Adapun penjualan sah tersebut sudah langsung ditujukan untuk investor besar tertentu atau kelompok investor tertentu. Asal tahu saja, jumlah saham yang akan diterbitkan oleh AISA setara dengan 32,77% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh perusahaan setelah diterbitkan saham baru tersebut.

Dengan asumsi seluruh saham baru diterbitkan dalam rencana PMTHMETD, maka pemegang saham AISA akan terkena dilusi kepemilikannya sebesar 32,77%. Adapun Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk menyetujui rencana tersebut akan dilaksanakan pada 9 Agustus 2019. Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan pendapatan Rp 1,8 triliun-Rp 2 triliun. Angka ini sama seperti pencapaian pendapatan AISA pada 2018.

Direktur Utama PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, HengkyKoestanto pernah bilang, kontribusi terbesar masih berasal dari anak usaha AISA, yakni produsen snack Taro PT Putra Taro Paloma (PTP). Akan tetapi, hitungan kontribusi tersebut hanya memperhitungkan anak usaha AISA yang berada di bawah manajemennya. Hingga saat ini, dia baru mengendalikan tiga anak usaha AISA yang telah beroperasi, yakni PT Balaraja Bisco Paloma (BBP), PT Putra Taro Paloma (PTP), dan PT Subafood Pangan Jaya (SPJ).

BERITA TERKAIT

Diserap Empat Pemerintah Daerah - Bank BJB Bidik Private Placement Rp 412 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat struktur permodalan, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) bakal kembali menggelar penambahan…

Pilar Sosial, Cara Pemerintah Turunkan Kemiskinan Hingga 9%

  NERACA   Jakarta - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan pilar-pilar sosial mempunyai tugas khusus untuk ikut bersama pemerintah…

Mendorong Ekonomi Syariah jadi Pilar Ekonomi Nasional

    NERACA   Jakarta - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan Bambang Kusmiarso mengatakan, Indonesia yang mayoritas penduduknya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Debat Calon Ketum HIPMI - Para Peserta Unjuk Kepiawan Memimpin

Menjelang munas Himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI) ke XVI tanggal 16 September 2019 mendatang, 4 Calon Ketua Umum (Caketum) HIPMI,…

Lepas 414 Juta Saham Ke Publik - Telefast Indonesia Bidik Dana IPO Rp 80 Miliar

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) bakal membawa anak usahanya PT…

Lunasi Utang Jatuh Tempo - APLN Berharap Suntikan Pemegang Saham

NERACA Jakarta – Dalam rangka menyehatkan kinerja keuangan dan termasuk memangkas beban utang, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terus…