WIKA Bikin Perusahaan Bareng PTPN VIII dan RNI - Garap Kawasan Industri di Subang

NERACA

Jakarta – Membidik pasar properti untuk kawasan industri, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk akan membentuk usaha patungan atau joint venture dengan PT Perkebunan Nusantara VIII dan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero). Nantinya, lewat pembentukan usaha patungan tersebut akan mengembangkan kawasan industrial di Subang, Jawa Barat.

Direktur Utama Wijaya Karya, Tumiyana mengatakan, dasar dari kesepakatan itu yakni peluang yang akan terbentuk dalam durasi dua tahun ke depan atau pada 2021. Hal itu sejalan dengan beroperasinya kereta cepat Jakarta—Bandung, terbangunnya pelabuhan Patimban, dan beroperasinya bandar udara Kertajati.

Dia menyebut Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) dan Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII) memiliki lahan di sekitar kawasan pertumbuhan ekenomi baru tersebut.”Kami akan mendesain properti baru supaya tidak menurunkan nilai di antara titik satu dengan yang lain sehingga tercipta konsep yang terintegrasi dan menjadi pendapatan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (3/7).

Disampaikannya, tahapan selanjutnya setelah penandatanganan nota kesepahaman yakni pembentukan usaha patungan atau joint venture (JV). Proses tersebut diproyeksikan akan rampung dalam sepekan.Setelah pembentukan JV, tiga badan usaha milik negara (BUMN) itu akan melakukan pembahasan desain konsep. Tahapan itu diperkirakan memakan waktu sekitar 1 tahun.

Sementara itu, Direktur Utama Rajawali Nusantara Indonesia B. Didiek Prasetyo mengatakan sinergi tiga BUMN itu dilakukan untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang telah terealisasi. Pembangunan menurutnya memunculkan wilayah pertumbuhan baru.“Kesempatan terbuka sangat lebar,” jelasnya.

Di sisi lain, Direktur Utama Perkebunan Nusantara VIII Wahyu menyambut baik sinergi yang dilakukan dengan Wijaya Karya dan RNI. Menurutnya, langkah itu sejalan dengan keinginan perseroan untuk meningkatkan perekonomian di Jawa Barat.

BERITA TERKAIT

Catatkan Laba Rp 801 Miliar - BTN Terus Pertebal Pembentukan CKPN

NERACA Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus memupuk rasio Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) perseroan untuk mempersiapkan…

Siapkan Dana Rp 200 Miliar - Mega Manunggal Bakal Buyback Saham

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, PT Mega Manunggal Properti Tbk (MMLP) akan melakukan pembelian kembali (buyback)…

Rencanakan Rights Issue - TOPS Lepas 4 Miliar Saham Baru Ke Pasar

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas ditengah melorotnya kinerja keuangan menjadi alasan bagi emiten konstruksi PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng Kerjasama DKPPU - Kobi Abah Siap Majukan Ekonomi Kerakyatan

Membuka wawasan para santri akan pentingnya industri penerbangan dalam pembangunan ekonomi, menjadi asalan Santri Millenial Center (Simac) bersama DKPPU (Direktorat…

Catatkan Laba Rp 801 Miliar - BTN Terus Pertebal Pembentukan CKPN

NERACA Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus memupuk rasio Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) perseroan untuk mempersiapkan…

Siapkan Dana Rp 200 Miliar - Mega Manunggal Bakal Buyback Saham

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, PT Mega Manunggal Properti Tbk (MMLP) akan melakukan pembelian kembali (buyback)…