Laba Bersih Merck Sharp Terkoreksi 20,79%

Kuartal pertama 2019, PT Merck Sharp Dohme Pharma Tbk (SCPI) mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp64,54 miliar atau turun 20,79% dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp81,48 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kondisi juga terjadi pada pencapain pendaptan sepanjang kaurtal I 2019 sebesar Rp363,08 miliar atau turun 44,99% dibanding kuartal I tahun 2018 tercatat Rp659,99 miliar. Tetapi, beban pendapatan turun 53,23% menjadi Rp253,84 miliar dibanding akhir kuartal I 2018 sebesar Rp541,99 miliar. Pada catatan ekuitas tertulis Rp566,95 miliar atau naik 12,74% dibanding akhir tahun 2018 sebesar Rp502,4 miliar.

Sedangkan kewajiban tercatat senilai Rp816,92 miliar atau mengalami penurunan 27,97% dibanding akhir tahun 2018 senilai Rp1,133 triliun. Sementara aset tercatat Rp1,383 triliun atau turun 15,41% dibanding akhir tahun 2018 senilai Rp1,635 triliun. Tahun ini, emiten farmasi ini mematok target bisnis cukup konservatif seiring dengan persaingan bisnis yang cukup ketat.

Sekretaris Perusahaan PT Merck Sharp Dohme Pharma Tbk, Erwin Agung memproyeksikan, pertumbuhan bisnis pada tahun ini di level low single digit. Perusahaan ini juga terus memperbarui portofolio produknya demi menghadapi kompetisi bisnis farmasi yang semakin ketat.

BERITA TERKAIT

Gandeng Kerjasama DKPPU - Kobi Abah Siap Majukan Ekonomi Kerakyatan

Membuka wawasan para santri akan pentingnya industri penerbangan dalam pembangunan ekonomi, menjadi asalan Santri Millenial Center (Simac) bersama DKPPU (Direktorat…

Inter Delta Rambah Bisnis Makanan Minuman

Pacu ekspansi bisnisnya, PT Inter Delta Tbk (INTD) memilih untuk melakukan diversifikasi bisnis baru diantaranya usaha makanan (daging sapi), minuman…

Bank QNB Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

Perkuat struktur permodalan guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) kembali mencari pendanaan dari pasar modal lewat…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng Kerjasama DKPPU - Kobi Abah Siap Majukan Ekonomi Kerakyatan

Membuka wawasan para santri akan pentingnya industri penerbangan dalam pembangunan ekonomi, menjadi asalan Santri Millenial Center (Simac) bersama DKPPU (Direktorat…

Catatkan Laba Rp 801 Miliar - BTN Terus Pertebal Pembentukan CKPN

NERACA Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus memupuk rasio Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) perseroan untuk mempersiapkan…

Siapkan Dana Rp 200 Miliar - Mega Manunggal Bakal Buyback Saham

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, PT Mega Manunggal Properti Tbk (MMLP) akan melakukan pembelian kembali (buyback)…