Aplikasi Lenna 2.0 Bidik 4 Sektor Industri

Aplikasi Lenna 2.0 Bidik 4 Sektor Industri

NERACA

Jakarta - PT Sinergi Digital Teknologi, perusahan rintisan yang fokus pada teknologi Artifical Intelligence (AI) meluncurkan produk terbaru Lenna Platform 2.0, dengan tujuan meningkatkan layanan kepada pelanggan.

Chief Sales Officer (CSO), Lenna, Rissandi, mengatakan saat ini sedang mengembangkan segmen industrinya mulai dari eksisting yaitu financial (Banking) dan Tourism, kini chatbot / voice bot platform 2.0 mulai merambah industri yang lain, seperti Health care, Automotive, Logistics dan insurance.

"Bagi pelanggan korporasi yang ingin menggunakan teknologi ini, bisa langsung menghubungi kami dan diperkiraan biaya investasi Perpetual license sekitar Rp500juta sampai Rp5miliar dan untuk skema Subscription mulai dari Rp5juta - Rp50juta perbulan," kata Rissandi di Jakarta, Jumat (28/6).

Rissandi juga sangat optimis di tahun 2019, pengguna Lenna Platform 2.0 akan tembus mencapai ribuan."Kami berharap dengan penambahan fitur baru dalam Lenna Platform 2.0 mampu meningkatkan nilai transaksi," ujar dia.

"Sejak diluncurkannya Lenna Platform 1.0 pada awal tahun 2018 hingga saat ini sudah lebih dari 30 ribu pengguna dengan percakapan mencapai 10 juta, dan total transaksi mencapai 10.000," tukas dia.

Rissandi juga mengatakan saat ini Lenna Assistant juga dipercaya membuat aplikasi banking virtual assistant berbasis voice command pertama di Indonesia bernama BNI Call Assistant yang dapat membantu nasabah bank BNI mencari info produk, hingga keperluan transaksi.

Di tempat yang sama, Founder & CEO Lenna Alen Boby Hartanto menjelaskan Lenna Platform 2.0 diciptakan untuk membantu para developer mengembangkan chatbot pintar fokus pada aspek pembangunan conversational user experience. Lenna Platform 2.0 sendiri terdiri dari Lenna Bot dan Lenna Omnichannel yang dapat digunakan baik secara bersamaan maupun terpisah.

"Sederet fitur hadir satu di antaranya fitur machine reading comprehension, Lenna Platform memungkinkan pengguna melatih bot hanya dengan menyediakan teks/paragraf tanpa harus melatih bot pertanyaan dan jawaban yang terkurasi," jelas Alen.

Di versi 2.0, menurut Alen, Lenna Assistant hadir dengan berbagai fitur terbaru untuk menunjang produktivitas seperti fitur financial dasboard, serta pengguna aplokasi dapat merasakan sensasi memiliki asisten pribadi. Ke depannya Lenna akan terus berfokus pada pengembangan platform layanan konsumen serta terus meningkatkan kemampuan kecerdasan buatan yang saat ini telah digunakan di setiap produk Lenna.

"Versi sebelumnya Lenna Assistant memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi pembelian berbagai macam kebutuhan, mulai pulsa, paket data, token listrik hingga tiket pesawat, kereta melalui voice command," pungkas Alen. Mohar/Iwan

BERITA TERKAIT

Sektor Riil - Iklim Dunia Usaha Dijaga, Produsen Elektronika Tambah Kapasitas

NERACA Jakarta – Industri elektronika di dalam negeri semakin tumbuh dan berkembang. Geliat positif ini ditunjukkan adanya penambahan investasi dan…

Industri Manufaktur Harus Jadi Prioritas Investasi

NERACA Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai industri manufaktur perlu menjadi prioritas investasi dalam rangka mengurangi ketergantungan…

Industri Semen Lokal Terancam Bangkrut - Semen Tiongkok Diduga Lakukan “Predatory Pricing”

NERACA Jakarta - Kondisi pasar semen domestik mengalami kelebihan pasokan karena gencarnya semen asal Tiongkok yang menjual harga di bawah…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Jawab Permintaan Jokowi, PNM Keluarkan Program Mekaar Plus

Jawab Permintaan Jokowi, PNM Keluarkan Program Mekaar Plus NERACA Bukittinggi - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) akan segera meluncurkan program…

Hadir di GIIAS 2019, SBD Luncurkan Sejumlah Produk Inovatif Anyar

Hadir di GIIAS 2019, SBD Luncurkan Sejumlah Produk Inovatif Anyar  NERACA Jakarta, - Stanley Black & Decker (SBD), perusahaan perkakas…

PNM Suntik Modal, Aset BPRS Haji Miskin Melonjak Signifikan

PNM Suntik Modal, Aset BPRS Haji Miskin Melonjak Signifikan  NERACA Bukittinggi – Pasca PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menyuntikkan modal…