Penjualan Mobil RI pada 2011 Tertinggi di Asean - Agustus Sempat Turun

Nampaknya ungkapan hedonis yang pernah didengungkan beberapa kalangan untuk masyarakat Indonesia memang benar adanya. Menurut Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Indonesia berhasil menggeser Thailand sebagai pasar otomotif terbesar di Asean pada 2011.

"Penjualan mobil di Indonesia sepanjang tahun 2011 mencapai 894.000 unit lebih," ujar Ketua Gaikindo Jongkie D. Sugiarto, Rabu (18/1). Menurut Vice President Automotive Practice pada perusahaan riset Frost & Sullivan Asia Pasifik, Vivek Vaidya, mengatakan, Thailand diproyeksikan bertahan dengan total volume industri tahun ke tahun sekitar 800.300 unit pada 2011.

Vivek menandaskan peningkatan penjualan mobil Indonesia sepanjang 2011 tidak terjadi karena musibah banjir yang melanda Thailand. Menurutnya, banjir yang melanda negeri Gajah Putih tak berpengaruh bagi penjualan mobil di Indonesia. "Penjualan sudah mulai lebih tinggi daripada Thailand sejak Juli tahun lalu," ungkapnya.

Penjualan kendaraan selama 2011 antara lain didorong meningkatnya permintaan kendaraan segmen 4X2, atau mobil berpenggerak dua roda, yang makin banyak menawarkan model baru. Hal ini yang membuat penjualan tumbuh sebesar 12,8% atau sekitar 569.274 unit pada tahun 2011.

Selain model yang ditawarkan memikat konsumen, faktor popularitas kendaraan serba guna seperti Avanza, Xenia, Innova, Livina dan APV; serta mobil kompak perkotaan seperti Jazz, Yaris, dan Fiesta menjadi daya pikat tersendiri untuk mendongkrak angka penjualan.

Pertumbuhan juga didukung oleh popularitas kendaraan minivan seperti Freed, Grand Max, dan Alphard; serta Sport Utility Vehicle (SUV) seperti CR-V, Rush, Terios, Fortuner, Pajero, Juke dan Captiva.

Segmen mobil komersial seperti mobil bak terbuka (pick-up) dan kabin ganda (double cab), menurut Frost & Sullivan, juga tumbuh cukup tinggi sebesar 30% tahun ke tahun.

Penurunan penjualan mobil penumpang hanya terjadi pada penjualan segmen sedan dan bus. Penjualan sedan, menurut Frost &Sullivan, turun 19,4% menjadi 26.712 unit karena sedikitnya penawaran model baru dan banyaknya preferensi konsumen pada tipe kendaraan lain. Sementara penjualan bus turun menjadi 5,5%.

Penjualan mobil nasional pada bulan pertama 2012 memperlihatkan tren positif meski di bawah Desember 2011. Namun dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, hampir seluruh merek memperoleh kenaikan.

Berdasarkan data penjualan sementara, khusus untuk merek Jepang, hanya Honda yang mengalami penurunan penjualan di atas 50%. Penyebabnya, perakitan dan pabrik komponen Honda di Thailand belum pulih. Akibatnya, Honda tergeser ke peringkat ketujuh dari 8 merek Jepang yang sudah melaporkan penjualan di Indonesia. Bahkan kalau Hino masih bisa mempertahankan penjualan bulan lalu, posisi Honda bisa bergeser lagi ke bawah!

Jongkie D Sugiarto, Ketua I Gaikindo mengatakan, penjualan pada Januari 2012 menunjukkan ekonomi Indonesia masih terus tumbuh. kendati rupiah sempat melemah, namuninflasi masih terjaga.

"Tahun ini kalau rata-rata penjualan bisa di level 80.000 unit, berarti sampai di akhir tahun akan mencapai 960.000 unit.Gaikindo sendiri memprediksi penjualan mobil tahun ini 940.000," komentar Jongkie saat dihubungi Minggu (5/2/2012).

Uang Muka

Menurut dia, pertumbuhan industri otomotif jangan sampai terganggu. Salah satu yang dikhawatirkan Jongki adalah rencana peningkatan uang muka (down payment) yang dicetuskan BI dan sedang dibahas dengan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) ke level 30%.

"Saya sudah bertanya ke APPI (Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia), kondisi kredit kendaraan bermotor masih sangat bagus. NPL justru sangat kecil dan tak ada gejala yang perlu dikhawatirkan. Pertumbuhan industri akan membantu peningkatan ekonomi Indonesia," papar Jongkie.

Data Penjualan Mobil Januari 2012

Pos

Merek

Penjualan

WS

Ritel

1.

Toyota

29.189

29.010

2.

Daihatsu

13.345

13.038

3.

Mitsubishi

11.941

10.671

4.

Suzuki

6.630

6.253

5.

Nissan

5.793

5.200

6.

Isuzu

2.642

2.616

7.

Honda

1.553

1.901

8.

Mazda

242

221

Lainnya

7.288

7.258

Total

78.623

76.168

Sumber:Anggota Gaikindo

Fantastis

Angka penjualan mobil di Indonesia pada tahun 2011 yang berhasil melampaui target. Penjualan tahun ini melampaui penjualan tahun sebelumnya.

Demikian dikutip dari Yahoo! News, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang menunjukkan penjualan mobil nasional sepanjang tahun 2011 kemarin berhasil menembus angka 893 ribu unit lebih. Hasil tersebut berarti mementahkan prediksi penjualan mobil tahun 2011, yakni sekitar 850 - 870 ribu unit.

Total keseluruhan penjualan di tahun 2011, menurut data Gaikindo, mencapai 893.420 unit, naik 17% dibandingkan tahun 2010 yang terjual sebesar 764.710 unit. Sementara itu, untuk penjualan secara retail mencapai angka 888.335 unit, atau melonjak 19% dibandingkan tahun 2010 yang hanya menembus 745 unit.

Angka ini memang di luar prediksi karena bencana yang terjadi di beberapa negara pada tahun 2011 yang mengakibatkan gangguan pasokan ke tanah air, seperti gempa dan tsunami yang melanda Jepang dan banjir bandang di Thailand yang merendam ribuan mobil siap jual.

Meskipun sempat mengganggu, namun secara keseluruhan pasar mobil dalam negeri tetap tumbuh, seperti Toyota, Nissan dan Mitsubhisi. Sementara untuk penjualan Honda di tanah air mengalami penurunan sebesar 25,9% atau hanya terjual 45.416 unit. Hal ini berbeda dengan penjualan Honda tahun 2010 yang mampu mencapai 61.336 unit.

Tahun 2012, diperkirakan pasar otomotif nasional tetap bergairah dengan prediksi penjualan mencapai 930 ribu unit. Sejumlah Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) pun dikabarkan akan menyemarakkan pasar otomotif nasional dengan mengeluarkan beberapa model baru, pada kisaran harga Rp 120 juta hingga Rp 200 juta, termasuk mendatangkan mobil murah.

Selain itu, mobil-mobil buatan Indonesia sendiri pun sedang dalam proses untuk dapat masuk ke pasar, salah satunya adalah Kiat Esemka yang dipopulerkan oleh Walikota Solo Joko Widodo. Siap menyemarakkan pasar otomotif nasional mobil Indonesia?

Agustus 2011 Turun

Seperti halnya pasar roda dua yang terpuruk di bulan Agustus lalu akibat banyaknya libur di perayaan Ramadan dan Idul Fitri, pasar roda empat pun juga bernasib demikian. Pasar mobil Indonesia turun di bulan Agustus setelah bulan sebelumnya mencetak rekor penjualan tertinggi.

Dari data penjualan wholesale (pabrik ke dealer) bulan Agustus tercatat 74.116 mobil terjual di Indonesia, turun dari 89.026 mobil yang terjual di Agustus.

Meski begitu, secara total dari Januari sampai Agustus silam tercatat kenaikan penjualan. Sebab bila pada delapan bulan pertama di tahun 2010 hanya 507.093 mobil yang terjual, pada periode delapan bulan pertama tahun ini angka tersebut naik menjadi 580.470 mobil.

Dari penjualan pada bulan Agustus tersebut, Toyota masih menjadi pemimpin di pasar mobil Indonesia dengan penjualan mencapai 26.151 mobil.

Sementara saudaranya, Daihatsu berada di posisi kedua dengan penjualan mencapai 11.132 mobil.

Di posisi tiga dan empat ada Mitsubishi dan Suzuki yang masing-masing berhasil menjual 8.902 mobil dan 7.400 mobil, disusul Nissan yang berhasil melepas 5.304 mobil ke pasaran.

Di bawah Nissan berturut-turut ada pabrikan mobil Honda yang berhasil menjual 4.600 mobil di bulan Agustus dan Isuzu yang berhasil melepas 2.646 unit mobil serta Mazda dengan penjualan 727 unit.

(agus/dbs)

Related posts