Ketua DPR Dorong Perusahaan Go Public

Ketua DPR Bambang Soesatyo menginginkan lebih banyak lagi perusahaan yang melantai atau mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) karena hal tersebut akan sangat membantu kinerja perekonomian nasional ke depannya. “Dengan melantai di bursa efek, maka sebuah perusahaan bisa menikmati berbagai insentif pajak yang diberikan oleh pemerintah, seperti penurunan tarif pajak penghasilan lima persen lebih rendah dari tarif pajak penghasilan wajib pajak badan dalam negeri sesuai PP Nomor 56 Tahun 2015,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, PP tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemerintah terus berupaya memajukan pengusaha nasional agar mencatatkan sahamnya di bursa efek. Selain itu, dirinya juga mengingatkan bahwa kesempatan tersebut jangan sampai disia-siakan, karena selain mendapat keringanan pajak, perusahaan itu juga bisa meningkatkan kelangsungan usahanya.

Hal tersebut, menurutnya, karena citra dari perusahaan dinilai menjadi lebih bergengsi dibandingkan badan usaha yang belum tercatat di bursa saham. Untuk itu, lanjutnya, pada saat ini tinggal bagaimana berbagai pihak meramu dan menjalankannya sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan pemerintah daerah kini dapat memanfaatkan produk-produk pasar modal dalam membiayai pembangunan sektor rill dan infrastruktur. "Ada tiga instrumen yang bisa digunakan untuk membiayai pembangunan yaitu Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT), Dana Investasi Infrastruktur (Dinfra) dan Obligasi Daerah," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen.

BERITA TERKAIT

Masih Banyak Perusahaan Publik Tak Peduli HAM - Studi FIHRRST

      NERACA   Jakarta - The Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST), salah satu organisasi masyarakat…

Dunia Usaha - RUU Desain Industri Dorong Daya Saing dan Akomodir Teknologi

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus meningkatkan daya saing industri di Indonesia agar mampu kompetitif baik di lingkup pasar…

Wakil Ketua MPR RI - Amandemen Terbatas UUD NRI 1945 Adalah Pilihan Moderat

Ahmad Basarah Wakil Ketua MPR RI Amandemen Terbatas UUD NRI 1945 Adalah Pilihan Moderat Jakarta - Wakil Ketua MPR RI…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Penjualan Terkoreksi 5,58% - Astra Terus Pacu Penjualan di Semester Kedua

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis otomotif di paruh pertama tahun ini memberikan dampak terhadap bisnis otomotif PT Astra International Tbk…

Hartadinata Akuisisi Perusahaan E-Commerce

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pada tanggal 15 Juli 2019 menandatangani akta perjanjian penyertaan modal yang pada…

Kasus Hukum Menimpa Tiga Pilar - Investor Ritel Minta Kepastian Hukum

NERACA Jakarta – Kisruh sengketa manajamen PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) masih menyisakan masalah bagi para investor, khususnya investor…