SCG Ajak Siswa Sejak Dini Kurangi Sampah Plastik - Lewat Gerakan #KitaPilah

Menjaga kelestarian lingkungan yang kondisinya cukup mengkhawatirkan, khususnya dampak dari sampah plastik yang terus meningkatkan volumenya mendorong PT Siam Cement Group (SCG) Indonesia sebagai perusahaan produsen semen asal Thailand ini turun ke jalan mengajak masyarakat khususnya generasi muda peduli terhadap lingkungan. Langkah ini juga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada lingkungan.

SCG mendorong anak-anak sejak dini untuk mempraktekkan program sirkular ekonomi, dimana memilah sampah plastik bisa didaur ulang dan memberikan nilai ekonomi. "Sirkular ekonomi sudah digaungkan dari 2018 lalu dimulai dari Sustainable Development Symposium yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand dan SCG ditunjuk sebagai pioner. Mulai dari situlah, kami berkomitmen untuk menerapkan sirkular ekonomi di seluruh wilayah SCG beroperasi," kata Pathama, President Director PT. Siam Cement Group (SCG ) Indonesia pada acara SCG Indonesia di SDN 01 Pagi, Karet Kuningan, kemarin.

Disampaikannya, perseroan sudah mengaungkan sirkular ekonomi dari 2018 lalu. Dalam penerapan sirkular ekonomi tersebut berkolaborasi dengan private sector. Pathama mengatakan, SCG bekerja sama dengan private sector, komunitas, serta akademisi untuk program Indonesia Partnership on Plastic Waste Management.

Pathama menyebutkan, tujuan dari program tersebut adalah membantu pemerintah dalam mengurangi jumlah sampah plastik."Kolaborasi ini terbuka bagi siapapun sebab kami tidak mungkin berjalan sendiri. Tujuan dari program ini membantu pemerintah mencapai target di 2025 yakni mengurangi sampah plastik sebanyak 70%," ujarnya.

Sementara itu, Brand and Communications Assistant Manager, Chitra Primandhana mengatakan acara tersebut diadakan bersama organisasi non profit, Circulaction sebagai bentuk kesadaran bila jumlah sampah saat ini semakin banyak. Ini penting untuk menerapkan circular economy.”Gerakan #KitaPilah merupakan kerja sama dengan Circulaction untuk saling membantu satu sama lain. #KitaPilah ini adalah gerakan untuk memilah sampah plastik yang nantinya akan didaur ulang dan memiliki nilai jual, maka perlu disosialisasikan kepada generasi muda," katanya.

Chitra menyebut SDN 01 Pagi merupakan sekolah pertama untuk sosialisasi gerakan #KitaPilah. Namun tidak menutup kemungkinan program ini akan diperluas ke beberapa sekolah lainnya."Bila gerakan #KitaPilah berhasil di SDN 01 Pagi, maka akan diperluas ke sekolah lainnya. Kami membutuhkan teman-teman media untuk mempublikasikan acara SCG, agar diterima dengan baik dan menjadikan lingkungan Indonesia semakin lebih baik," kata Chitra.

Alasan dipilihnya siswa SD, karena pendidikan harus dimulai sejak dini. Untuk itu penting menanamkan edukasi mengenai pemilahan sampah sejak dini dan membiasakan mereka untuk menjaga kebersihan lingkungan. Asal tahu saja, sustainable development symposium adalah forum internasional yang membahas mengenai sustainable development. Sedangkan sirkular ekonomi adalah pemanfaatan sampah plastik untuk kembali dikelola dan memiliki nilai ekonomi.

BERITA TERKAIT

Ekspor Obat Hewan Tembus Rp26 Triliun Sejak 2015

NERACA Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat rekomendasi ekspor produk peternakan sejak 2015 sampai semester I 2019 sebesar Rp38,39 triliun…

Telkomsel Dukung Gerakan 1000 Starup Digital

Sebagai bentuk dukungan pembangunan melalui inovasi dan solusi berbasis pemanfaatan teknologi digital, Telkomsel melalui The NextDev meluncurkan 1000 starup digital.…

Cegah Gizi Buruk - PEHA Integrasi Posyandu dan Bank Sampah

NERACA Jakarta - Pencegahan gizi buruk menjadi salah satu fokus program berkelanjutan yang dilakukan oleh PT Phapros Tbk (PEHA) dengan…

BERITA LAINNYA DI CSR

Kampanyekan Mulai Bijak Sampah Plastik - Unilever Ubah Peduli Lingkungan Jadi Gaya Hidup

Darurat sampah plastik yang merusak lingkungan saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Berangkat dari semangat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan bagian…

Tekan Angka Anak Jalanan - Pemkot Surabaya Berdayakan Jadi Barista

Masalah sosial seperti gelandangan dan anak jalan masih menyelimuti beberapa kota besar di Indonesia, maka dalam rangka menekan jumlah anak…

Cetak Developer Muda - Indosat Gelar Roadshow ID Camp di UNDIP

Indosat Ooredoo melalui program tanggung jawab perusahaan (CSR) pilar pendidikan telah meluncurkan IDCamp, sebuah program yang dirancang untuk mencetak developer/programmer…