Indonesia Rayakan Listing Dua Sukuk Hijau - Disambut Positif Pelaku Pasar Dubai

NERACA

Jakarta - Penerbitan Sukuk hijau pemerintah Indonesia senilai US$ 2 miliar di Nasdaq Dubai mendapatkan respon positif dari pelaku pasar. Hal tersebut ditandai dengan dirayakannya dengan pembukaan pasar Nasdaq oleh Dubes Indonesia untuk Uni Emirate Arab (UEA). Sejak tercatatnya Sukuk hijau di Nasdaq Dubai, hubungan pemerintah Indonesia dengan UEA berjalan harmonis. Apalagi kedua negara memiliki keunikan, dimana Indonesia menjadi negara muslim terpadat di dunia, serta pertumbuhan Dubai sebagai ibukota global ekonomi Islam.

Duta Besar Indonesia untuk UEA, Husin Bagis dalam siaran persnya di Dubai kemarin mengatakan, dua Sukuk yang diterima dengan sangat baik oleh para investor, mencerminkan semakin berkembangnya jangkauan dan pentingnya pasar modal Islam di negara-negara muslim dan secara global. “Ketika kami memperluas dukungan kami untuk sektor Sukuk termasuk untuk mendanai inisiatif pembangunan berkelanjutan yang vital, kami berharap untuk lebih memperkuat hubungan kami dengan Dubai sebagai pusat terdepan untuk listing obligasi Islam secara global,”ujarnya.

Apalagi, pemerintah Indonesia adalah penerbit Sukuk terbesar di Nasdaq Dubai berdasarkan nilai dan jumlah listing, dengan sekuritas yang sekarang ini berjumlah US$ 15 miliar dari 11 penerbit. Indonesia berencana menggunakan modal yang dikumpulkan dengan Sukuk untuk berbagai proyek yang menekankan pada pembangunan berkelanjutan (sustainable). Satu Sukuk bernilai US$ 1.25 miliar dan yang lainnya bernilai US$ 750 juta .

Sementara Essa Kazim, Gubernur Dubai International Financial Centre, Sekretaris Jenderal Dubai Islamic Economy Development Centre, dan Ketua Dubai Financial Market mengatakan, pihaknya sangat senang dapat bermitra dengan Indonesia untuk mempertahankan pertumbuhan pasar keuangan Islam untuk keuntungan dari semua peserta dan industri ekonomi yang lebih luas.”Kolaborasi yang sukses ini menggambarkan pertumbuhan Dubai sebagai Ibukota global Ekonomi Islam, di bawah inisiatif yang diluncurkan oleh Yang Mulia Sheikh Mohammed Bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA, dan Emir Dubai,”jelasnya.

Abdul Wahed Al Fahim, Ketua Nasdaq Dubai mengatakan, Nasdaq Dubai berkomitmen untuk mendukung ekspansi global sektor Sukuk dengan lebih meningkatkan proses listing yang efisien, serta layanan pasca-listing yang komprehensif. “Kami sedang mempersiapkan berbagai deretan listing baru dalam beberapa bulan mendatang dari UEA, penerbit regional dan global, menggunakan pengetahuan dan pemahaman Dubai yang mendalam tentang sektor Sukuk,”ungkapnya.

BERITA TERKAIT

Rencanakan Divestasi Saham - Vale Indonesia Matangkan Transaksi Dengan Inalum

NERACA Jakarta – Setelah pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di istana September lalu mendapatkan dukungan soal rencana divestasi, kini…

Ketapatan Laporan Keuangan - BEI Catatkan 12 Emiten Belum Rilis Keuangan

NERACA Jakarta – Meskipun kepatuhan dan kedispilinan emiten dalam penyampaian laporan keuangan terus meningkat, namun pihak PT Bursa Efek Indonesia…

Adaro Eksplorasi Tambang di Tutupan dan Paringin

NERACA Jakarta – PT Adaro Energy Tbk (ADRO) akan melanjutkan pengeboran di area Tutupan dan Paringin pada bulan ini. Dalam…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Gandeng Kerjasama HIPMI - ModalSaham Siap Bawa Perusahaan IPO

NERACA Jakarta – Dukung pertumbuhan industri pasar modal dengan mengajak pelaku usaha go public, ModalSaham sebagai perusahaan starup akan menggandeng…

Produksi Nikel Vale Indonesia Terkoreksi 6,81%

NERACA Jakarta –Besarnya potensi kenaikan permintaan nikel di pasar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terus memacu produksi nikel, meskipun di…

Progres Pabrik di Sumses Capai 30% - Buyung Poetra Perbesar Kapasitas Produksi Beras

NERACA Jakarta – Meskipun tengah dihadapkan pada kondisi musim kemarau yang berkepanjangan, emiten produsen beras PT Buyung Poetra Sembada Tbk…