Saham LUCK Masuk Dalam Pengawasan BEI

Lantaran telah terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran atau unusual market activity (UMA), kini perdagangan saham PT Sentra Mitra Informatika Tbk (LUCK) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M Panjaitan mengatakan, dengan status UMA itu, maka para investor diharapkan memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa."Kami minta investor juga mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasi,"ujarnya.

Dia juga meminta pelaku pasar mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi. Sedangkan kepada manajemen LUCK diharapkan untuk mengkaji kembali rencana corporate action apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Namun pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukan adanya pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Sebagaimana diketahui, emiten distributor alat cetak ini berencana untuk membuka 15 cabang di seluruh Indonesia dengan menggunakan dana hasil IPO. Di mana, dari target tersebut, saat ini LUCK sudah membuka dua cabang yakni di Surabaya dan Karawang. Rencananya, tahun ini mereka akan membuka cabang baru di Makassar Batam dan Bandung. Asal tahu saja, LUCK mulai melantai di BEI pada 28 November 2019 dengan harga saham Rp 286. Dari IPO November lalu, emiten tersebut sukses mengantongi dana sebanyak Rp 44,22 miliar.

BERITA TERKAIT

Modernland Cetak Penjualan Rp 4,27 Triliun

Sepanjang tahun 2019 kemarin, PT Modernland Realty Tbk (MDL) berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp4,27 triliun. Investor Relations Assistant Manager…

Pan Brothers Taksir Kontrak Tumbuh 15%

Emiten garmen dan tekstil, PT Pan Brothers Tbk (PBRX) memproyeksikan kontrak tahun ini bisa tumbuh hingga 15% dibandingkan tahun lalu.…

Hartadinata Anggarkan Capex Rp 20 Miliar

Rencanakan pembukaan toko ritel baru, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mengalokasikan belanja modal senilai Rp15 miliar-Rp20 miliar pada tahun ini.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PGN Anggarkan Belanja Modal US$ 700 Juta

NERACA Jakarta – Sukses membangun jaringan pipa gas lebih luas lagi di tahun 2019, di tahun ini PT Perusahaan Gas…

Pertegas Komitmen Pembangunan - Meikarta Serah Terima Kunci 400 Unit Hunian

NERACA Jakarta – Memenuhi komitmen kepada pelanggannya, pengembang properti Meikarta akan segera serah terima kunci 400 unit hunian di area…

Lippo Karawaci Catatkan Penjualan Rp 1,85 Triliun

NERACA Jakarta –Bisnis properti sepanjang tahun 2019 masih dirasakan manisnya oleh PT Lippo Karawaci Tbk (LKPR). Pasalnya, emiten properti ini…