Tridomain Tawarkan Bunga Obligasi 10,75%

PT Tridomain Performance Materials Tbk. (TDPM) menawarkan obligasi II tahun 2019 senilai Rp400 miliar.Berdasarkan prospektus ringkas yang dirilis perseroan di Jakarta, kemarin, tenor obligasi itu berjangka waktu 3 tahun sejak tanggal emisi. Perseroan menetapkan tingkat bunga tetap 10,75% per tahun.

Bunga obligasi dibayarkan setiap kuartal. Bunga obligasi pertama akan dibayarkan pada 28 September 2019. Bunga obligasi terakhir sekaligus dengan pelunasan obligasi akan dibayarkan pada 28 Juni 2022.Jadwal masa penawaran obligasi pada 25 Juni - 26 Juni 2019. Tanggal penjatahan pada 27 Juni 2019. Pencatatan pada Bursa Efek Indonesia pada 1 Juli 2019.

Obligasi dijamin dengan seluruh harta kekayaan perseroan, baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak. Obligasi telah mendapatkan peringkat idA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi ini, setelah dikurangi biaya emisi obligasi, akan digunakan untuk pembayaran sebagian kewajiban dari entitas anak perseroan yakni PT Petronika kepada Bank Mandiri sebesar Rp120 miliar.

Di samping itu, untuk modal kerja entitas anak perseroan melalui pinjaman kepada entitas anak yakni PT Eternal Buana Chemical Indonesia sekitar 50%, PT Eterinco Nusa Graha sebesar 35%, dan PT Tridomain Chemicals sebesar 15%.Jika dana telah dikembalikan oleh entitas anak kepada perseroan, maka perseroan akan menggunakan dana tersebut sebagai tambahan modal kerja.Perseroan menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi.

BERITA TERKAIT

Layanan Darurat 112 Jadi Solusi Smart City

PT Jasnita Telekomindo Tbk melalui anak perusahaannya, PT Esa Kreasi Negri telah membuat penambahan fitur baru yang bernama mobile application…

Tahun Depan, SMF Rilis Obligasi Rp 9 Triliun

Perkuat likuiditas guna menopang kebutuhan pendanaan perumahan bagi masyarakat berpenghasulan rendah (MBR), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan…

Volume Penjualan Indocement Turun 1,9%

Di kuartal tiga 2019, volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menurun dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pangsa Pasar Menyusut - Volume Penjualan Rokok HMSP Terkoreksi 5,7%

NERACA Jakarta - Keputusan pemermintah yang akan menaikkan cukai rokok rata-rata sebesar 23% mulai Januari 2020 menjadi ancaman terhadap pertumbuhan…

Bekasi Fajar Raup Pendapatan Rp 607,61 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2019, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) membukukan pendapatan Rp 607,61 miliar. Jumlah…

Usai Pelantikan Presiden Terpilih - Pelaku Pasar Menantikan Tim Kabinet Ekonomi

NERACA Jakarta- Sentimen positif pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Indonesia priode 2019-2024 masih menyelimuti pergerakan indeks harga saham gabungan…