Pawai Budaya Peringatan 379 Tahun Kota Amlapura

Pawai Budaya Peringatan 379 Tahun Kota Amlapura

NERACA

Karangasem - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan meresmikan gelaran Pawai Budaya dan Pembangunan Kabupaten Karangasem, di Kota Amlapura, Karangasem, Provinsi Bali, Sabtu (22/6). Acara akbar tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati 379 tahun usia Kota Amlapura, Karangasem, juga dalam rangka Rakernas ke-7 Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI).

Selain Pawai Budaya yang diikuti 39 Kabupaten/Kota di Indonesia seperti Kabupaten Karangasem, Gianyar, Kabupaten Belitung Timur, Kota Langsa (Aceh), Ternate, Kota Bogor, dan sebagainya, juga menampilkan pameran produk UMKM khas dari kota-kota pusaka yang ada di Indonesia.

Selain itu, ajang multi kultural tersebut juga menyajikan pameran benda-benda pusaka milik kerajaan dan kesultanan yang ada di dalam kota-kota pusaka di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Karangasem I Gusti Ayu Sumatri menyatakan, tujuan dari gelaran Pawai Budaya dari Kota-Kota Pusaka di Indonesia ini agar masyarakat bisa melihat keberagaman adat dan tradisi sebagai warisan leluhur yang musti dilestarikan."Inilah bukti kongkrit kekayaan Nusantara yang kita miliki dan harus dijaga kelestariannya", kata Gusti Ayu Sumatri.

Gusti Ayu Sumatri menyebutkan, Karangasem sebagai salah satu kota pusaka di Indonesia, sudah masuk ke dalam daftar Kota Pusaka Dunia."Ke depan, kita akan mendorong Karangasem bisa resmi menjadi sebuah Warisan Dunia, layaknya kota pusaka lainnya yang ada di seluruh belahan dunia", tandas Gusti Ayu Sumatri.

Lebih dari itu, Gusti Ayu Sumatri mengilustrasikan, bila Amerika Serikat mendapat julukan sebagai Negeri Adidaya di bidang ekonomi dan politik, maka Indonesia pantas bergelar Negeri Adidaya di bidang adat istiadat, tradisi, dan budaya."Saya berharap gelaran pawai budaya ini bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat atas peradaban baru Kota Pusaka di Indonesia", tukas Gusti Ayu Sumatri.

Usai acara, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan mengatakan, acara Pawai Budaya seperti ini tak hanya memiliki semangat untuk melestarikan adat istiadat dan tradisi yang dimiliki Indonesia. Tapi juga bisa dijadikan sebagai magnet dalam menarik minat wisatawan, baik dalam negeri maupun mancanegara.

"Lebih dari itu, ajang seperti ini juga menjadi menjadi peluang bagi sektor UMKM dalam memasarkan produk-produk unggulan yang dihasilkannya", ucap Prof Rully.

Karena, lanjut Prof Rully, perkembangan produk UMKM di suatu daerah tak bisa lepas dari pertumbuhan seni, budaya, dan pariwisata di wilayahnya."Seni, budaya, pariwisata, dan produk UMKM memiliki keterkaitan sangat erat. Produk UMKM akan cepat bertumbuh di sebuah destinasi wisata yang sarat dengan karya seni dan budaya. Begitu juga dengan pariwisata, takkan berkembang tanpa dibarengi dengan produk UMKM yang berkualitas", ujar Prof Rully.

Oleh karena itu, Prof Rully mengajak seluruh pelaku UMKM di Indonesia untuk bergabung dalam sebuah wadah koperasi."Tujuannya, selain agar bisa meningkatkan kinerja usahanya karena didukung permodalan kuat, juga untuk menciptakan daya saing yang tinggi dari produk yang dihasilkannya", pungkas Prof Rully. Mohar/Rin

BERITA TERKAIT

Tantangan Baru Mitsubishi dalam 2 Tahun Terakhir

Tantangan Baru Mitsubishi dalam 2 Tahun Terakhir NERACA Jakarta -  Chairman of Mitsubishi Motors Corporation, Osamu Masuko mengatakan saat ini,…

PPK Kemayoran Ingin Jadikan Gedung Eks Bandara Kemayoran Jadi Cagar Budaya

    NERACA   Jakarta - Pusat Pengelolaan Kompleks (PPK) Kemayoran mengusulkan agar gedung eks Bandara Kemayoran dijadikan sebagai cagar…

Tahun Depan, Pefindo Gelar Rights Issue 15%

Lembaga rating PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) akan melakukan penerbitan saham baru (rights issue) sebanyak 15% dari modal ditempatkan dan disetor perusahaan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Jawab Permintaan Jokowi, PNM Keluarkan Program Mekaar Plus

Jawab Permintaan Jokowi, PNM Keluarkan Program Mekaar Plus NERACA Bukittinggi - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) akan segera meluncurkan program…

Hadir di GIIAS 2019, SBD Luncurkan Sejumlah Produk Inovatif Anyar

Hadir di GIIAS 2019, SBD Luncurkan Sejumlah Produk Inovatif Anyar  NERACA Jakarta, - Stanley Black & Decker (SBD), perusahaan perkakas…

PNM Suntik Modal, Aset BPRS Haji Miskin Melonjak Signifikan

PNM Suntik Modal, Aset BPRS Haji Miskin Melonjak Signifikan  NERACA Bukittinggi – Pasca PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menyuntikkan modal…