Tunas Baru Lampung Bagi Dividen Rp133,55 Miliar

NERACA

Jakarta - Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA)menyepakati untuk membagikan dividen kepada pemegang saham sebesarRp 133,55 miliar. Nilai tersebut setara dengan 17,62% dari total laba bersih tahun 2018 sebesar Rp 757,74 miliar. "Dalam RUPST salah satu agenda yang diputuskan adalah pembagian dividen senilai Rp 133,55 miliar yang per sahamnya akan menerima Rp 25,"kata Wakil Presiden Direktur Tunas Baru Lampung, Sudarmo Tasmin di Jakarta, kemarin.

Selain itu, perseroan juga menyisihkan Rp 500 juta dari total laba bersih untuk keperluan dana cadangan. Sedangkan sisanya akan disimpan sebagai saldo laba guna menyokong dana tambahan kegiatan operasional perusahaan. Tahun lalu, kinerja keuangan perusahaan yang fokus pada perkebunan dan produk lemak nabati ini sempat mengalami penurunan di pos laba bersih sebesar 22,13% menjadi Rp 757,74 miliar dari tahun sebelumnya Rp 973,18 miliar.

Penurunan laba bersih ini terjadi karena pendapatan perusahaan yang juga melemah di 2018 sebesar 4,02% dari Rp 8,97 triliun menjadi Rp 8,61 triliun. Meskipun laba tahun lalu terkoreksi, Sudarmo masih menyakini produksi CPO tahun ini akan tumbuh hingga 15% secara tahunan. Menurutnya, itu semua didukung dengan kondisi curah hujan saat ini yang optimal yang akan membuat produksi tandan buah segar menjadi lebih baik. “Semester II 2019 harga CPO juga diprediksi akan terus membaik. Program B20 dan B30 pemerintah turut menjaga supply dan demand CPO sehingga harga akan naik,” ujar Sudarmo.

Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, pihaknya menyiapkan dana belanja modal tahun 2019 sebesar Rp 600 miliar sampai Rp 700 miliar. TBLA akan menutup 30% kebutuhan dana ini dari pinjaman perbankan. Tunas Baru Lampung akan menutup sisa kebutuhan dana dari kas internal perusahaan. Pihaknya pun tengah berencana membangun pabrik kelapa sawit (PKS) baru. Pabrik iniakan meningkatkan produksi CPO menjadi 90 ton per jam dari 45 ton per jam dalam 1,5 tahun ke depan.

BERITA TERKAIT

Tantangan Baru Mitsubishi dalam 2 Tahun Terakhir

Tantangan Baru Mitsubishi dalam 2 Tahun Terakhir NERACA Jakarta -  Chairman of Mitsubishi Motors Corporation, Osamu Masuko mengatakan saat ini,…

Survei BI : Pertumbuhan Kredit Baru Capai 78,3%

    NERACA   Jakarta - Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) menunjukkan pertumbuhan triwulanan kredit baru meningkat pada triwulan II-2019…

Zurich Jamin Kesehatan Hingga Rp30 miliar - Luncurkan Produk Critical Advantage

    NERACA   Jakarta - Zurich Indonesia meluncurkan produk asuransi untuk penyakit kritis yaitu Zurich Critical Advantage (ZCA). Produk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sesuaikan Hasil Kajian RBB - Bank BTN Optimis Bisnis Tetap Tumbuh

Tahun 2019, menjadi tahun yang penuh tantangan karena pertumbuhan ekonomi dunia dan  domestik diperkirakan melambat akibat berkepanjangannya perang dagang antara…

Berikan Pendampingan Analis Investasi - CSA Research Gandeng Kerjasama Modalsaham

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan investor pasar modal, khususnya generasi milenial dan juga mendukung inovasi sektor keuangan digital, Certified Security…

Sentimen BI Rate Jadi Katalis Positif Sektor Properti

NERACA Jakarta – Keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate  sebesar 0,25% menjadi 5,75% mendapatkan…