Danamon Bagikan Dividen Rp 104,43 Per Lembar Saham

Berhasil mengantongi laba bersih tumbuh 16% di 2011, berdampak positif bagi pemegang saham PT Bank Danamon Tbk (BDMN). Pasalnya, perseroan akan membagikan dividen tahun 2011 sebesar Rp1 triliun atau Rp104,43 per lembar saham.

Rencana tersebut sudah disetujui dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Selasa (27/3). Disebutkan, pembagian dividen 2011 itu sekitar 30% dari laba bersih (konsolidasi) perseroan setelah pajak.

Sementara sisa penggunaan sekitar 1% dari laba bersih atau Rp33,36 miliar akan dialokasikan sebagai cadangan umum sesuai Undang-Undang Perseroan Terbatas. Sisa dari laba akan dibukukan sebagai laba ditahan.

Pada September 2011, Danamon melaksanakan penawaran saham terbatas atau rights issue sebesar Rp5 triliun. Penawaran saham terbatas tersebut; yang mencatatkan tingkat permintaan 113% dari jumlah saham yang ditawarkan, meningkatkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) konsolidasi Danamon dari 16% di tahun 2010, mencapai 17,5% pada akhir tahun 2011. Posisi CAR ini jauh di atas peraturan tingkat kecukupan modal minimum bagi perbankan, yaitu 8%.

Dalam RUPST kemarin, Danamon melaporan realisasi penggunaan dana dari rights issue yang dialokasikan untuk pembiayaan ke sektor otomotif serta kredit untuk sektor usaha kecil dan menengah dan sektor usaha mikro.

Selain itu, hasil RUPST juga memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk melakukan penunjukan Akuntan Publik untuk tahun buku 2012, dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit.

Hasil RUPST lainnya menyetujui Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan tahun anggaran 2011, yang membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp3,336 triliun. Laba bersih ini didukung oleh pertumbuhan kredit yang kuat di segmen-segmen mass market dan usaha kecil dan menengah (UKM) serta pertumbuhan dalam fee income. [bani)

Related posts